Berita Tulungagung Hari Ini
Ayah di Tulungagung Pergoki Putri Putar Video Mesumnya dengan Pemuda Asal Blitar
Seorang ayah di Tulungagung tidak sengaja melihat putrinya memutar video. Ternyata, video itu berisi adegan mesum putrinya dengan pria asal Blitar.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yuli A
Seorang ayah di Tulungagung tidak sengaja melihat putrinya memutar video. Ternyata, video itu berisi adegan mesum putrinya dengan pria asal Blitar.
SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pria berinisial HNC (22), warga Desa Ngrejo Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar merenggut kehormatan gadis 17 tahun asal Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. HNC bahkan merekam video perbuatan asusila itu dan menyebarkannya.
"Tersangka diduga telah melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur," terang Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori.
HNC sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Tulungagung.
Dugaan pencabulan ini terjadi pada Senin (6/3/2023) silam sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebelumnya HNC dan korban kenalan lewat media sosial.
Mereka lalu bertemu, kemudian HNC mengajak Bunga jalan-jalan dan mampir kamar kosnya di Kecamatan Ngunut.
"Saat di kamar kos itu, tersangka melakukan bujuk rayu kepada korban. Akhirnya terjadilah perbutan asusila," sambung Anshori.
Parahnya lagi, HNC merekam adegan tak senonoh itu menggunakan ponsel miliknya.
Setelah kejadian itu, Bunga memblokir nomor ponsel HNC sehingga HNC tidak bisa menghubungi Bunga.
HNC merasa sakit hati karena Bunga tidak lagi mau menjalin hubungan.
Untuk melampiaskan sakit hatinya, HNC mengirim video mesumnya dengan Bunga ke seorang teman.
Video itu kemudian diteruskan ke nomor ponsel milik Bunga.
Saat Bunga membuka video panas itu, tanpa sengaja juga diketahui oleh ayahnya.
"Sang ayah yang melihat rekaman adegan itu marah. Dia lalu membuat laporan ke Polres Tulungagung," papar Anshori.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pria-Desa-Ngrejo-Kecamatan-Bakung-Blitar-cabuii-gadis-17-tahun-asal-Rejotangan-Tulungagung.jpg)