Berita Malang Hari Ini
Hardiknas di Universitas Negeri Malang Dimeriahkan Tarian Kolosal 200 Mahasiswa
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Selasa (2/5/2023) di Universitas Negeri Malang (UM) dimeriahkan tarian kolosal 200 mahasiswa
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|MALANG- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Selasa (2/5/2023) di Universitas Negeri Malang (UM) dimeriahkan tarian kolosal 200 mahasiswa prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik (PSTM) lewat tari Nusantara Menari. Kegiatan dilaksanakan di Stadion Cakrawala UM.
"Nusantara Menari merupakan rangkaian beberapa tarian di Indonesia. Yaitu dari Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan Sumatera," jelas Tri Wahyuningtyas, dosen Pendidikan Seni Tari dan Musik Departemen Seni dan Desain Fakultas Sastra pada suryamalang.com di sela acara.
Dikatakan, tarian ini disajikan karena memang sudah diberikan di mata kuliah. "Sehingga kita merangkaikan menjadi satu garapan massal agar Nusantara Menari tidak hanya sebagai pertunjukan untuk memperingati Hardiknas, tapi juga sebagai peringatan Hari Tari sedunia tgl 29 April lalu," jawabnya.
Dikatakan, karena Hari Tari Sedunia habis hari raya Idul Fitri, sehingga diselenggarakan sekaligus di Hardiknas. 200 Mahasiswa yang tampil dari semua angkatan yaitu 2022, 2021 dan 2020. Adapun tarian dalam Nusantara Menari ada Tari Jejer dari Jawa Timur, dari Jawa Barat ada Sonteng, dari Bali ada tari Margapati dan Zapin dari Sumatera.
Sebelum tampil di stadion, mereka latihan terlebih dahulu dan kemudian menjelang acara latihan formasi di stadion. Tentang kendala, ia menyebut tidak ada.
"Mereka sudah terbiasa menari dan kompetensi. Tapi biasanya tujuh orang. Ini kan banyak. Jadi perlu waktu lama. Tapi secara basic blocking tidak ada masalah karena mereka sudah paham," paparnya.
Ia berharap, lewat event ini, PSTM lebih dikenal walaupun sudah banyak orang tahu. "Paling tidak kita beri penguatan bahwa UM punya prodi ini dan sebagai karya mahasiswa," jawabnya.
Penampilan mereka disambut antusias penonton. Juga ada tampilan UKM Marching Band, launching UMagazine berisi hasil riset mahasiswa dan pemberian sertifikat bagi mahasiswa berprestasi.
Sedang Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd menyatakan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum untuk menunjukkan rasa patriotisme dan nasionalisme pendidikan.
"Tadi juga ada pembacaan UUD 45 di alinea ke 4 ada prinsip Pancasila dimana ASN harus menyosialisasikan Pancasila. Dan ketika melihat perkembangan geopolitik saat ini, ada yang dievakuasi dari Sudan. Padahal etnis dan agama sama, tapi ternyata tidak bisa bersatu," kata dia.
Enam Titik Tari
Sementara itu di UM juga ada kegiatan mahasiswa PSTM di enam titik untuk merayakan Hari Tari Internasional, Selasa (2/5/2023).
Ini merupakan karya baru mahasiswa sebagai bagian dari mata kuliah koreografi.
Mahasiswa disebar mulai Graca, Sasana budaya, gedung A1 rektorat lama, museum pembelajaran dan dan finish di amphitheatre.
"Kita juga gandeng alumni yang mau support kegiatan ini," tambah Tri Wahyuningtyas, dosen Pendidikan Seni Tari dan Musik Departemen Seni dan Desain Fakultas Sastra UM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kegiatan-hari-pendidikan-nasional-hardiknas-pada-selasa-252023-d.jpg)