Minggu, 12 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Persaingan Bisnis Kuliner di Kota Malang Sangat Ketat

Banyak pelaku usaha yang harus gulung tikar karena tidak mampu menghadapi persaingan dalam bisnis kuliner.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
suryamalang.com/Septyana Cahyani Eka Saputri
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Persaingan dalam bisnis kuliner di Kota Malang sangat ketat.

Banyak pelaku usaha yang harus gulung tikar karena tidak mampu menghadapi persaingan dalam bisnis kuliner.

Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Kota Malang, Roy Saputra Yuwono mengatakan minimnya inovasi dan rendahnya kapasitas SDM menjadi tantangan tersendiri bagi HIPMI Kota Malang.

Ada beberapa tips agar usaha kuliner tetap bisa bertahan dan langgeng di Kota Malang.

Menurutnya, pelaku usaha kuliner harus terus berinovasi agar bisnisnya berlangsung panjang. Inovasi akan melahirkan nilai penting terhadap produk yang dijual.

Pelaku usaha juga perlu memperhatikan karakter kebutuhan konsumen. Mahasiswa termasuk pangsa pasar besar dalam bisnis kuliner di Kota Malang.

Menurutnya, kebutuhan mahasiswa saat ini berbeda dengan mahasiswa satu dekade lalu. Dahulu mahasiswa suka dengan kuliner yang harganya murah. Kini, mahasiswa tidak lagi berburu makanan yang murah.

"Hari ini bergeser ke harga yang masuk reasonable price, pelayanan yang baik (good service), dan rasa yang enak (good teste)," ujar Roy kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (11/5/2023).

Roy yang juga pelaku usaha kuliner tersebut telah menerapkan tips-tips itu. Dampaknya, Roy telah membuka dua cabang baru di Kota Malang.

menurutnya, konsumen saat ini cukup kritis, terutama mahasiswa. Tapi, mahasiswa sekarang memiliki banyak uang di sakunya.

"Seperti di UB. Banyak mahasiswa dari Jakarta dan sekitarnya," imbuhnya.

Era masa pandemi menjadi momen yang sangat tepat untuk membangkitkan kembali usaha. HIPMI Kota Malang berharap ada kemudahan dalam akses keuangan.

Small Business Manager BRI Kepanjen, Arri Hermawan mengungkapkan BRI telah memiliki sejumlah layana untuk memenuhi kebutuhan pengusaha. BRI telah mengembangkan teknologi agar transaksi lebih mudah dan aman.

"BRI punya banyak produk banyak. BRI siap melayani," ujar Arri.

Arri menyatakan BRI memiliki banyak nasabah. Menruutnya, jaringan yang terhubung dengan komunitas dan organsasi sangat penting untuk menyosialisasikan layanan BRI.

"Sekarang kami fokus meningkatkan transaksi. Rekrutmen anggota baru oleh HIPMI Kota Malang menjadi cara untuk menyosialisasikan peluang bersama BRI," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved