Jumat, 8 Mei 2026

Lahar Dingin Semeru Menerjang

Banjir Lahar Dingin Semeru Gerus Jembatan Gantung Regoyo, Warga Dengar Suara Gemuruh Kencang

Banjir lahar dingin Semeru membuat Jembatan Gantung Kali Regoyo, Dusun Kebondeli Selatan,Desa Sumberwuluh, Candipuro, Kabupaten Lumajang puus

Tayang:
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Dahsyatnya aliran banjir lahar dingin Semeru ,Jumat (7/7/2023). Banjir lahar ini membuat Jembatan Gantung Kali Regoyo, Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang putus 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Dahsyatnya banjir lahar dingin Semeru membuat Jembatan Gantung Kali Regoyo, Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang putus Jumat (7/7/2023).

Ahmad Yasin (50) warga setempat menceritakan jika aliran lahar awalnya menggerus tanggul sekitar jembatan. Guyuran lahar disertai hujan yang begitu lebat mulai mengikis bibir sungai.

Dahsyatnya material lahar bercampur pasir dan air kemudian mengguncang Jembatan Gantung Kali Regoyo.

Baca juga: BREAKING NEWS : Jembatan Penghubung Malang-Lumajang Putus Akibat Banjir Bandang dari Gunung Semeru

Tampak jembatan gayung bergoyang-goyang begitu kuat akibat aliran lahar yang terus menggerus fondasi jembatan.

Sekitar pukul 15:00 badan jembatan nampak sudah semakin sukar terlihat.

Cuaca di Kebondeli saat itu juga kabut dan menyulitkan pandangan ke arah sungai.

Namun, bibir sungai sudah semakin tergerus. Suara gemuruh terdengar kencang lantaran lahar terus-terusan mengguyur.

Warga yang melihat di sekitar bibir sungai pun menduga kuat Jembatan Gantung Kali Regoyo sudah putus.

"Putusnya (Jembatan) jam berapa ya baru-baru ini. Kita semua lari sudah," ucapnya.

Baca juga: Jalur Piket Nol Lumajang Longsor Akibatkan Arus Lumajang - Malang Lumpuh

Pantauan di lokasi, tiang-tiang listrik juga terseret aliran lahar.

Bahkan hingga berita ini ditulis suara gemuruh lahar menggerus bibir sungai masih terdengar kencang.

"Warga dusun ini yang tinggal di sekitar jembatan kabarnya mulai mengungsi ke rumah-rumah saudaranya di Huntara. Di dusun ini ada sekitar 100 KK. Listrik juga sampai saat ini padam," tutur Yasin.

Sementara itu, putusnya Jembatan Kali Regoyo praktis melumpuhkan mobilitas transportasi  warga Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dengan Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.

Diketahui Jembatan Kali Regoyo memiliki panjang mencapai 150 meter dengan lebar 1,8 meter.

Hingga kini, BPBD Kabupaten Lumajang masih belum memberikan keterangan resmi mengenai runtuhnya jembatan yang rampung dibangun pada Juli 2021 itu.

 

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved