Rabu, 15 April 2026

58 PSN Belum Digarap, Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dicoret dari Daftar PSN

Pembangunan 58 Proyek Strategis Nasional (PSN) belum digarap sampai sekarang.

Editor: Zainuddin
istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Pembangunan 58 Proyek Strategis Nasional (PSN) belum digarap sampai sekarang. Pemerintah akan segera mengerjakan beberapa PSN yang belum digarap.

Tapi, tidak semua proyek akan rampung sesuai target pemerintah, yaitu kuartal I 2024.

"Ada beberapa proyek yang diselesaikan sesudah 2024," kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (27/7).

Airlangga mengatakan 58 PSN yang belum dimulai pengerjaannya adalah proyek yang menggunakan pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan swasta. Proyek ini kaitannya dengan pembangunan kawasan ekonomi dan industri.

"Tapi selama project closing financial-nya selesai, itu pasti akan jalan," jelas Airlangga.

Sementara itu, Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo mengatakan dari 58 PSN yang belum digarap ini kemungkinan akan ada proyek yang dihapus dari daftar PSN.

Ada beberapa hal yang menyebabkan pencoretan proyek tersebut, seperti faktor pembiayaan, waktu pembangunan, dan sebagainya.

Saat ini sudah ada beberapa usulan terkait proyek yang akan dihapus dari dalam daftar PSN. Wahyu tidak menjelaskan detail proyek yang akan didrop dari daftar PSN.

"Saya tidak mau buka dulu. Nanti dari Presiden," jelas Wahyu.

Saat ini proyek yang sudah dipastikan akan dicoret adalah Kereta Cepat (KC) Jakarta-Surabaya dan Pelabuhan Ambon.

"Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dipastikan tidak selesai tahun 2024, dan pembiayaanya juga belum," jelas Wahyu.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan percepatan kajian.

Dalam kajian ini ditemukan bahwa biaya atau cost dari proyek tersebut sangat besar. Selain itu, pembangunan proyek ini juga perlu waktu yang cukup.

"Usulan dari Kemenhub, proyek itu akan di-drop. Apakah mau yang kereta cepat, atau yang semi kereta cepat, atau seperti apa, itu belum," kata Wahyu.

Proyek Pelabuhan Ambon juga diusulkan untuk dihapus dari daftar PSN yang rampung tahun depan. Sampai saat ini pembangunan Pelabuhan Ambon belum mendapat investor.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved