Rabu, 29 April 2026

Berita Surabaya Hari Ini

2 Maling Motor Babak Belur di Surabaya, Ternyata Sudah Beraksi di 3 Kecamatan

JEJAK MALING MOTOR - Mulai dari Kecamatan Sukolilo, Wonocolo, hingga Gubeng yang beraksi bersama temannya; IRP, hingga berakhir disergap warga. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yuli A
luhur pambudi
Dua maling motor yang babak belur dihajar warga di Jalan Gubeng Kertajaya 8C No 1B, Airlangga, Gubeng, Surabaya, pada Senin (24/7/2023) siang, ternyata sudah beraksi di wilayah lain.   

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dua maling motor yang babak belur dihajar warga di Jalan Gubeng Kertajaya 8C No 1B, Airlangga, Gubeng, Surabaya, pada Senin (24/7/2023) siang, ternyata sudah beraksi di wilayah lain.  

Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya Kompol Rizky Sentosa mengatakan, dua orang tersangka itu berinisial RO (30) warga Semampir, Surabaya, dan IRP (37) warga Kenjeran, Surabaya.


Ternyata, khusus tersangka RO telah beraksi seorang diri di tiga lokasi yang berada di kecamatan Kota Surabaya


Mulai dari Kecamatan Sukolilo, Wonocolo, hingga Gubeng yang beraksi bersama temannya; IRP, hingga berakhir disergap warga. 


"Untuk RO mangaku 3 kali melakukan curanmor. Pelaku Curanmor TKP Gubeng Kertajaya hanya dilakukan berdua saja antara RO dan IRP," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (27/7/2023). 


Berdasarkan pengakuan para tersangka. Kompol Rizky mengungkapkan, setiap motor hasil mencuri akan langsung dijual ke salah seorang penadah di Pulau Madura, dengan harga kisaran Rp3-4 juta. 


Uang hasil menjual motor curian tersebut digunakan oleh para tersangka untuk berfoya-foya, termasuk memenuhi kebutuhan hidup. 


"Pelaku menjual motor hasil curiannya ke daerah Madura," pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya, viral di WhatsApp Group (WAG) dua orang bandit babak belur dihajar warga setelah kepergok mencuri motor di sebuah permukiman padat kawasan Jalan Gubeng Kertajaya 8C No 1B, Airlangga, Gubeng, Surabaya, pada Senin (24/7/2023) siang. 


Informasinya, dua orang pelaku itu, sempat berupaya mencuri motor Honda Vario warna merah milik seorang ibu rumah tangga bernama Tutik Arianti. 


Dua orang pelaku itu, beraksi secara berkomplot. Seorang pelaku bertindak sebagai eksekutor pencurian motor yang diparkir korban di bahu jalan gang sempit di permukiman tersebut. 


Sedangkan seorang pelaku lainnya, bertugas memantau tepat depan gang permukiman tersebut. 


Warga setempat Suprapti mengatakan, aksi keduanya berhasil digagalkan oleh seorang warga penjaga toko tepat depan gang permukiman yang disatroni komplotan maling tersebut. 


Lantaran kaget aksinya ternyata diawasi hingga akhirnya dipergok oleh warga. Para pelaku sontak menjatuhkan motor, dan lari tunggang langgang. 


Namun, lanjut Suprapti, pelarian kedua pelaku digagalkan oleh beberapa orang kuli bangunan yang sedang bekerja merenovasi sebuah rumah di permukiman tersebut. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved