Minggu, 26 April 2026

Berita Malang Hari Ini

VIDEO - Yulia Maria Beri Ilmu Make Up, Bayar Pakai Sembako di Gedung Malang Creative Center

"Kalau workshop sering, tapi kalau bayarnya pakai sembako, ini yang pertama," ungkap perempuan yang akrab disapa Jupe ini. 

Penulis: Purwanto | Editor: Yuli A
purwanto
Yulia Maria (kiri) saat memberikan praktik merias pengantin di Gedung MCC (Malang Creative Center), Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2023). MUA asal Kota Malang Yulia Maria memberikan pelatihan kepada para profesi perias pernikahan dengan membayar sembako. Usai workshop manajemennya akan menyalurkan sembako tersebut kepada yayasan anak yatim yang sudah ia kolaborasikan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Yulia Maria, seorang make up artist, memberikan pelatihan merias pengantin di Gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2023). 

Pelatihan kali berbeda dengan yang lain, yang biasanya membayar uang kali ini Yulia Maria mempersilahkan peserta hanya membayar sembako sebagai syarat mengikuti pelatihan tersebut. 

"Ini bentuk rasa syukur saya kepada Allah karena telah memberikan talenta kepada saya yaitu jadi seorang make up artis. Dengan cara ini saya ingin mengajak teman-teman bisa saling belajar, tanpa keluar uang yang banyak seperti workshop di tempat lain," ungkap Yulia kepada SURYAMALANG.COM.

Dalam workshop ini setidaknya 50-an peserta dari berbagai wilayah Malang Raya dan juga luar Malang antusias mengikuti workshop make up artis tersebut. 

"Ada dari Pasuruan, bahkan Surabaya ikut hadir dan antusias di workshop ini," terang Yulia. 

Pemilik Yulia Maria Wedding Profesional Make up ini mengatakan sering mengadakan workshop make up namun dari berbagai workshop dengan metode membayar dengan sembako, baru kali ini ia lakukan. 

"Kalau workshop sering, tapi kalau bayarnya pakai sembako, ini yang pertama," ungkap perempuan yang akrab disapa Jupe ini. 


Yulia juga mengatakan usai workshop selesai dirinya bersama tim manajemennya akan menyalurkan sembako tersebut kepada yayasan anak yatim yang sudah ia kolaborasikan. 


"Sembako nanti akan kita salurkan ke salah satu panti asuhan yang sudah kita tentukan, "beber Yulia. 


Sementara itu, Nur Shofiyatul Maulidia salah satu peserta dari Pasuruan mengatakan jika workshop dengan metode seperti ini sangat ia sukai dan menginspirasinya. 


Karena menurutnya, jika mengikuti workshop di tempat lain, dirinya bisa mengeluarkan ongkos yang tak sedikit. 


"Saya suka sekali dengan cara ini, sangat menginspirasi sekali. Bu Yulia itu orangnya tulus sekali kalau ngasih ilmu, saya jadi ingin ikut bantu, ya cari ilmu sekaligus berbagi," ungkapnya. 


"Saya sering ikut workshop di tempat lain, tapi kalau diuangkan itu bisa sampai Rp 2 jutaan. Ini ada program seperti ini saya beranikan diri dari Pasuruan kesini," ungkap Nur. 


Ia berharap pelatihan seperti ini bisa terus dilakukan oleh Yulia Maria.


Karena ia merasa ilmu yang diberikan oleh Yulia Maria sangat apik. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved