Senin, 27 April 2026

Ramadhan 2026

DAFTAR Amalan Baik Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Sesuai Anjuran Ulama

Menyambut Ramadhan 1446 H, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan istighfar sebagai pemanasan ibadah.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM/Canva
AMALAN SUNNAH - Ilustrasi Alquran untuk artikel alaman sunnah yang dianjurkan memperbanyak zikir dan istighfar jelang Ramadan 2026. 

 

Ringkasan Berita:
  • Menyambut Ramadhan 1446 H, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan istighfar sebagai pemanasan ibadah. 
  • Puasa sunnah di bulan Rajab dan Syakban juga menjadi amalan yang disarankan ulama. Selain itu, memperdalam ilmu fiqih puasa dan zakat akan membuat ibadah lebih bermakna.

 

SURYAMALANG.COM - Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025, meski pemerintah masih menunggu sidang isbat.

Ulama menekankan pentingnya persiapan spiritual seperti taubat, zikir, dan istighfar sebelum memasuki bulan suci.

Dengan bekal hati yang bersih, umat Islam dapat meraih keberkahan Ramadhan secara optimal.

Syeikh Ramadan al-Buthi mengatakan, Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan merupakan bulan Al-Qur'an.

Oleh karena itu, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah bertaubat dari segala dosa, membersihkan hati dari kebencian, dan menyiapkan diri secara spiritual.

Seperti para sahabat dan ulama terdahulu yang menyambut Ramadhan dengan penuh kebahagiaan dan persiapan yang matang, kita juga seharusnya meneladani mereka dalam menyambut bulan suci ini.

Abdul Majid mengutip nasihat ulama besar Al-Azhar, Syekh Ali Jum’ah, bahwa orang yang bijak akan memanfaatkan bulan Sya’ban untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.

Dengan persiapan ini, ia dapat meraih keberkahan dan merasakan limpahan rahmat di bulan suci tersebut.

Berikut 6 amalan baik menuju puasa Ramadhan yang bisa dilakukan melansir Kemenag:

1. Zikir - Istighfar

Mulai dari persiapan spiritual, hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan ibadah sebelum Ramadan, seperti berzikir, beristighfar.

Syeikh Yusri salah seorang ulama besar Mesir pernah berpesan agar kita dapat merasakan kenikmatan Ramadan, diperlukan pemanasan dengan memperbanyak istigfar, shalawat, dan tahlil, serta membiasakan shalat berjamaah dan membaca Al-Qur’an.

Dengan pemanasan ini memudahkan kita dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan, tidak hanya sekadar menunaikan kewajiban tetapi juga menjadikannya kebiasaan yang berkelanjutan.

"Menunaikan ibadah memerlukan keikhlasan, sedangkan menjadikannya berkesinambungan membutuhkan kejujuran," kata Syeikh Yusri dalam ceramahnya yang dikutip oleh Abdul Majid di sanadmedia.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved