Berita Batu Hari Ini

DLH Kota Batu Tutup TPA Tlekung, Tak Bisa Terima Sampah Baru

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menutup Tempat pembuangan akhir (TPA) Tlekung.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
GUNUNG SAMPAH - Kondisi tumpakan sampah di TPA Tlekung yang berlokasi di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (30/8). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menutup Tempat pembuangan akhir (TPA) Tlekung.

TPA yang berlokasi di Kecamatan Junrejo tersebut tidak lagi menerima kiriman sampah dari luar.

Puluhan warga berkumpul di jalan masuk TPA, Rabu (30/8) siang.

"Kami ingin menyaksikan penutupan TPA yang akan dilakukan oleh DLH Kota Batu," ujar Ansori, Kepala Dusun Gangsiran Ledok kepada SURYAMALANG.COM.

Petugas menggembok palang masuk ke TPA Tlekung. Penggembokan palang ini sebagai tanda TPA Tlekung tidak lagi menerima kiriman sampai luar.

Sampah di TPA Tlekung menjadi persoalan serius. Warga sering mengeluhkan bau busuk yang timbul akibat timbunan sampah di TPA tersebut.

Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan belum dapat memutuskan sampai kapan penutupan TPA Tlekung. Menurutnya, kondisi sampah di TPA Tlekung sudah overload. "Makanya ada pembatasan itu. Tidak ada lagi pengiriman sampah ke TPA mulai 30 Agustus sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Aries.

Meskipun tidak ada lagi sampah yang masuk, TPA Tlekung tetap beroperasi. DLH akan mengelola gunungan sampah yang sudah menimbulkan bau busuk di TPA Tlekung.

Saat ini DLH masih merakit mesin untuk mengatasi sampah lama di TPA Tlekung. Selama penutupan berlangsung, DLH akan mengelola sampah di luar TPA Tlekung. "Kami mengoptimalkan sampah di TPS 3R yang ada di setiap desa. Kami juga sudah memindahkan mesin pirolis untuk mengatasi sampah pasar di TPS Temas dan stadion," terangnya.

Warga Desa Tlekung, Samsul Arifin mengatakan persoalan sampah di TPA Tlekung masih belum tuntas. Tapi, warga legowo dan mendukung langkah Pemkot Batu yang menghentikan pengiriman sampah ke TPA Tlekung, dan mengolah sampah lama agar gunungan sampah berkurang.

"Ini menjadi pelajaran bagi semuanya. Jangan hanya Desa Tlekung saja yang menjadi pembuangan sampah. Semua pihak juga harus ikut berpikir," ujar Samsul.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved