Dugaan Yoris Selewengkan Dana BOS Buntut Kasus Subang, Polisi Geledah Rumah Anak dan Adik Yosef

Dugaan Yoris selewengkan dana BOS buntut kasus Subang, polisi geledah rumah anak dan adik Yosef.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
KompasTV/TribunJabar.id|Dwiki MV
Yoris (kiri), yayasan milik Yosef (kanan). Dugaan Yoris selewengkan dana BOS buntut kasus Subang, polisi geledah rumah anak dan adik Yosef 

Bahkan santer terdengar kabar kalau yayasan ini juga memiliki banyak siswa fiktif.

Rupanya menurut penuturan mantan bendahara yayasan, Dedi, dana BOS yang dicairkan setelah kasus Subang dikuasai oleh Yoris.

Pada Januari-Februari 2022, Dedi diminta oleh Yoris untuk mencairkan dana BOS.

Dana BOS untuk SMP dan SMK itu langsung diantarkan oleh Dedi ke rumah Yoris.

"Bilangnya 'uangnya dipegang we ku aa'," kata Dedi menirukan ucapan Yoris, dikutip dari Youtube Heri Susanto, Selasa (31/10/2023).

Dedi sebagai bendahara pun tidak pernah dipercaya oleh Yoris menyimpan uang tersebut.

Menurut Dedi, uang tersebut kemudian diberikan oleh Yoris kepada istrinya, Yanti dan langsung dibawa ke kamar.

Untuk dana BOS SMP pada bulan Februari sebesar Rp 51.852.000, namun uang yang bisa dicairkan yakni Rp 34 juta.

"Sisanya buat beli siplah," terang Dedi.

Rupanya untuk siplah tersebut, yayasan Bina Prestasi sudah mengatur agar uangnya tidak kemana-mana sebab, dana itu langsung masuk ke CV Raja Abadi milik Yoris.

"Kalau siplah itu masuknya ke CV Raja Abadi, Yoris menjabat sebagai direktur," jelas Dedi lagi.

Dana siplah itu, menurut Dedi untuk membeli alat-alat sekolah seperti meja, bangku, printer, komputer, dan laptop.

"Jadi uang sisanya itu masuk ke CV Yoris," tegas Dedi.

Namun berdasarkan yang ada di lapangan, barang-barang itu menurut Dedi tidak pernah ada di sekolah.

"Kemarin kan udah lihat sendiri ke sekolah, enggak ada," ungkap Dedi.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved