Berita Viral

Kronologi Pemain U-13 di Bojonegoro Tersambar Petir Saat Tanding, Tegar Dwi Sempat Henti Jantung

Kronologi pemain U-13 di Bojonegoro tersambar petir saat tanding, Tegar Dwi sempat Henti jantung.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Instagram
Detik-detik evakuasi pemain U-13 di Bojonegoro tersambar petir saat bertanding, Tegar Dwi Prasetyo sempat henti jantung 

SURYAMALANG.COM, - Inilah kronologi pemain U-13 di Bojonegoro tersambar petir saat bertanding di lapangan. 

Pemain yang tersambar petir itu bernama Tegar Dwi Prasetyo, siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama. 

Insiden tersambar petir saat bertanding sempat membuat Tegar Dwi Prasetyo tidak sadarkan diri dan henti jantung. 

Video detik-detik ketika Tegar Dwi Prasetyo dievakuasi keluar lapangan juga beredar viral di media sosial. 

Terdengar pula suara jeritan wanita dari arah tribune diduga ibu Tegar Dwi Prasetyo

"Ya Allah" ujar wanita tersebut diiringi suara tangis. 

Insiden ini terjadi saat laga perdana U-13 Piala Soeratin 2023 di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, Jumat (4/11/2023).

Tegar Dwi Prasetyo adalah salah satu pemain U-13 dari kesebelasan SSB Indonesia Muda Bojonegoro.

Siswa tersebut terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Tegar Dwi Prasetyo dilarikan ke ICU rumah sakit setelah sempat detak jantungnya sempat berhenti. 

Pelatih U-13 Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda Bojonegoro, Bayu menjelaskan kronologi kejadian. 

Bayu mengatakan, peristiwa anak asuhnya tersambar petir itu terjadi pada Jumat siang sekira pukul 14.20 WIB.

Baca juga: Berita Arema Hari Ini Populer: Persiapan Dini Persib Bandung, Fernando Butuh Penyegaran Pemain

Artikel Kompas.com 'Pemain Sepak Bola U-13 di Bojonegoro Tersambar Petir'.

Pemain sepak bola yang tersambar petir dievakuasi keluar lapangan hijau
Pemain sepak bola yang tersambar petir dievakuasi keluar lapangan hijau (KOMPAS.COM/SCREENSHOT INSTAGRAM BLOK BOJONEGORO)

Saat itu, laga perdana U-13 Piala Soeratin 2023 Kabupaten Bojonegoro antara kesebelasan SSB Indonesia Muda melawan kesebelasan PS Purwosari.

"Pertandingan babak pertama baru berjalan kurang lebih 10 menit, tiba-tiba hujan disertai angin dan ada suara petir yang keras sekali menyambar korban," kata Bayu, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved