Berita Batu Hari Ini

Berikut 10 Dinas di Lingkup Pemerintah Kota Batu dengan Realisasi Penyerapan Anggaran Terendah

Evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Batu akan digelar setiap tiga bulan sekali atau triwulan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/myu
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat perayaan HUT Ke-22 Kota Batu di Pasar Induk Among Tani 

SURYAMALANG.COM, BATU - Evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Batu akan digelar setiap tiga bulan sekali atau triwulan.

Hal itu disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat datang ke Forum Strategic Meeting III Evaluasi dan Optimalisasi Kinerja Perangkat Daerah Kota Batu di Hotel Aston Kota Batu, Rabu (15/11/2023).


Ada 10 Dinas dengan realisasi penyerapan anggaran terendah di Kota Batu ialah Dinas Tenaga Kerja (30,86 persen), Kesbangpol (33,01 persen), Perumahan dan Permukiman (39,94 persen), Dinas Lingkungan Hidup (45,10 persen), Dinas PUPR (50,14 persen), Dinas Pariwisata (52,85 persen), Diskoperindag (53,16 persen), Dinas Sosial (53,24 persen), Dinas Perhubungan (54,42 persen), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (54,55 persen). 


Melihat hal tersebut Aries meminta agar evaluasi tidak hanya dilakukan saat tengah tahun atau akhir tahun saja, namun dilakukan setiap 3 bulan agar diketahui permasalahan yang dialami masing-masing SKPD dan segera diketahui cara mengatasi masalah, khususnya terkait kinerja dan realisasi penyerapan anggaran.


Tidak dipungkiri adanya kendala dan permasalahan yang dialami SKPD menyebabkan program kerja terhambat dan berpengaruh pada realisasi penyerapan anggaran. Sehingga dengan adanya evaluasi triwulan akan cepat diketahui solusi yang harus dilakukan. 


"Dari paparan para narasumber dapat dilihat SKPD dengan kinerja terendah dari sisi kinerja anggaran. Kegiatan evaluasi seperti ini ke depan akan kami lakukan setiap triwulan atau tiga bulan sekali. Diharapkan permasalahan yang ada di masing-masing SKPD dapat segera diketahui dan diselesaikan. Dengan demikian, progress meeting dan evaluasi yang dilakukan sebagai upaya mengantisipasi program kerja yang belum tercapai," kata Aries Agung Paewai, Rabu (15/11/2023).


Terkait SKPD dengan realisasi terendah menurut Aries Agung Paewai akan mengikuti sesi asistensi yang dilakukan oleh tenaga ahli Wali Kota. Review dan asisten dengan tenaga ahli.


"Termasuk setelah kegiatan startegic meeting ini, tenaga ahli selama satu minggu akan melakukan asistensi, sehingga permasalahan di SKPD segera ditangani, dan permasalahan bisa diketahui oleh pimpinan dan seluruh staf," jelasnya.


Dalam Strategic Meeting III dengan tema Evaluasi dan Optimalisasi Kinerja Perangkat Daerah Kota Batu tersebut menghadirkan tiga orang narasumber internal Kota Batu yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, M Forkan yang menyampaikan soal Prioritas Kinerja Tahun 2024, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, M Chori soal Realisasi Kinerja APBD 2023 dan Kapasitas Fiskal 2024 dan Kepala Bagian Pembangunan, Lilik Fariha terkait Monitoring Pengendalian Triwulan III dan SHS untuk Tahun 2024.


Serta Bertindak sebagai panelis, Prof Chandra Fajri Ananda, Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Brawijaya dan Dr Syaiful Iqbal, Kepala Laboratorium Akuntansi FEB Universitas Brawijaya.(myu)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved