Pesawat Jatuh di Pasuruan

Sulitnya Membalikkan Bodi Pesawat Super Tucano yang Jatuh di Pasuruan, Moncong Menancap ke Tanah

Sulitnya Membalikkan Bodi Pesawat Super Tucano yang Jatuh di Pasuruan, Moncong Menancap ke Tanah

|
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Eko Darmoko
IST
Pesawat TNI AU jatuh di lereng Gunung Bromo, tepatnya di sekitar Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023). 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Tim gabungan TNI AU, TNI AD, kepolisian, relawan, warga, BPBD, dan BB TNBTS, berupaya membalikkan bodi pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano bernomor registrasi TT-3111 yang terjatuh di area Gunung Kundi, Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut agar proses evakuasi bangkai pesawat lebih mudah nantinya. Namun, beragam kendala ditemui tim gabungan.

Kepala Resort Penanjakan BB TNBTS, Susiono mengatakan, pesawat tempur itu dibalikkan dengan tali karmantel dan kayu sebagai dongkrak.

Namun, apa daya tenaga tim gabungan terbatas, ditambah lagi moncong pesawat tertancap ke dalam tanah. Sehingga pesawat tempur tersebut gagal dibalikkan.

"Pesawat hanya bergeser dan turun beberapa meter saja. Tidak bisa dibalikkan," katanya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (18/11/2023).

Susiono menambahkan, lokasi jatuhnya pesawat tempur itu terbilang ekstrem, terjal serta curam.

Bahkan, tingkat kemiringan di Gunung Kundi mencapai sekitar 30 derajat. Kabut tebal juga kerap menyelimuti.

"Jarak tempuh dari Bukit Penanjakan ke titik jatuhnya pesawat terbang sekira 5,5 km."

"Membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam untuk sampai ke sana menggunakan motor," terangnya.

Dia mengungkapkan, kemungkinan salah satu cara agar puing pesawat dapat dievakuasi dengan memotongnya jadi beberapa bagian. Meski begitu, terkait evakuasi adalah wewenang penuh TNI AU.

"Mungkin salah satu cara agar pesawat bisa dievakuasi dengan memotong bodinya," ungkapnya.

Kapolsek Tosari, AKP Deddy Suryo Cahyono mengatakan, bangkai pesawat tempur yang jatuh di kawasan lereng Gunung Bromo itu rencananya akan dievakuasi menggunakan helikopter.

"Informasi yang saya dapat, rencananya puing pesawat dievakuasi menggunakan helikopter," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano bernomor registrasi TT-3111 dan TT-3103 milik TNI AU terjatuh di Lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/11/2023) sekira pukul 11.30 WIB.

Satu pesawat menghantam bukit atau blok Watugedek, di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, area ladang warga.

Satu pesawat lain jatuh di Gunung Kundi, Kecamatan Lumbang.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved