Selasa, 21 April 2026

Berita Malang Hari Ini

49.000 Kendaraan Masuk Malang, Waspadai Titik Macet Selama Libur Nataru

Diperkirakan sebanyak 49.000 kendaraan setiap hari akan masuk Kota Malang selama momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Personel gabungan mengikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2023 di Balai Kota Malang, Kamis (21/12). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Diperkirakan sebanyak 49.000 kendaraan setiap hari akan masuk Kota Malang selama momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Kepadatan arus lalu lintas diprediksi terjadi pada 22 Desember 2023 sampai 4 Januari 2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menyatakan puncak kemacetan akan terjadi dua kali, yaitu 24 Desember 2023 dan tahun baru 2024. Arus balik diprediksi terjadi pada 4 sampai 6 Januari 2024. "Saat tahun baru akan terjadi kepadatan cukup signifikan," ujar Jaya, Kamis (21/12).

Kota Malang akan menjadi titik pertemuan arus wisatawan dari luar daerah. Diprediksi akan banyak wisatawan yang menghabiskan waktu di Kota Batu dan Kabupaten Malang.

Jaya memperkirakan arus kendaraan masuk ke Kota Malang saat Nataru naik sekitar 15 persen dibandingkan tahun 2022. Titik kepadatan akan terjadi di beberapa lokasi, seperti arah Gerbang Tol Singosari sampai Simpang Gedung MCC, dan arah Gerbang Tol Madyopuro sampai Jalan Mayjen Sungkono.

Selain itu, kepadatan arus kendaraan juga akan terjadi di sekitar kawasan perekonomian, seperti Pasar Besar Malang (PBM), Malang Town Square (Matos), dan Mall Olympic Garden (MOG).

"Simpang Dinoyo menuju Jembatan Tunggulmas, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Basuki Rahmat (Kayutangan Heritage), Jalan Besar Ijen, dan sekitar Alun-Alun Tugu juga rawan macet," tambahnya.

Dishub akan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan. "Penerapannya tergantung kondisi di lapangan. Bila terjadi kemacetan, kami akan merekayasa lalu lintas, bisa dalam bentuk contraflow maupun pengalihan arus," terangnya.

Satantas Polresta Malang Kota dan Dishub Kota Malang akan segera mengecek kondisi kendaraan umum atau ramp check jelang Nataru. Ramp check ini kondisi moda transportasi umum, baik yang beroperasi dari Kota Malang maupun dengan tujuan Kota Malang.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan pihaknya sudah mengecek kondisi kendaraan di internal Satlantas Polresta Malang Kota. Fani menargetkan pemeriksaan akan menyasar ke angkutan umum dan bus dalam waktu dekat.

"Kami juga akan memeriksa kesehatan pengemudi atau sopir. Selain kendaraan harus layak, pengemudi juga dalam kondisi prima," tambahnya.

Fani menambahkan ramp check untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam memanfaatkan libur Nataru. Ramp check ini juga untuk menjamin jaminan keselamatan dan keamanan dalam berkendara bisa terus meningkat. "Kami berharap masyarakat dan penyedia jasa transportasi selalu hati-hati, selalu waspada di jalan, dan memperhatikan kondisi kendaraan agar bisa meminimalisir kendala saat berada di jalan," terangnya.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan Pemkot akan koordinasi dengan Polresta Malang Kota untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Malang.

"Kemungkinan akan banyak kendaraan yang masuk ke Kota Malang saat Nataru. Kami sudah siap. Semoga Nataru aman dan tidak ada permasalahan," kata Wahyu Hidayat.

218 Personel

Sebanyak 218 personel akan menjaga Kota Malang selama libur Nataru. Ratusan personel gabungan itu terdiri dari kepolisian, TNI, Pemkot Malang, dan Pam Swakarsa.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya menggelar Operasi Lilin Semeru 2023 mulai Jumat (22/12) sampai 2 Januari 2024. Polresta Malang Kota menyiapkan tiga pos pengamanan, satu pos pelayanan, dan satu pos mobile.

Tiga pos pengamanan ditempatkan di pertigaan Jembatan Soekarno Hatta (Jembatan UB), Simpang Malang Creative Center (MCC), dan Simpang Empat Jalan Danau Toba Sawojajar. Pos pelayanan ada di depan Gereja Katedral Ijen. Sedangkan pos mobile berupa kendaraan bus kecil dan bergerak ke titik-titik yang membutuhkan pengamanan.

"Kami siap menyiagakan relawan ambulan, termasuk layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit. Kami bersama Pemkot Malang dan seluruh stakeholder telah siap mengamankan ibadah Natal dan perayaan tahun baru," kata Budi Hermanto.(Kukuh Kurniawan/Benni Indo)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved