Jumat, 17 April 2026

Berita Kota Batu Hari Ini

Kampanye Stop Perundungan dan Ekshibisi Teater di Musuem HAM Omah Munir, Kota Batu

Anti Bullying yang sekaligus dirangkai dengan Talkshow ‘Bullying Mengapa Harus Terjadi’ di Museum HAM Kota Batu, Kamis, (21/12/2023). 

Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
dya ayu wulansari
Pertunjukan seni Teater Anti Bullying di Museum HAM Kota Batu, Kamis (21/12/2023) 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu berupaya meningkatkan seni budaya Kota Batu, termasuk seni Teater yang kali ini menggelar Ekshibisi Teater mengangkat tema Anti Bullying yang sekaligus dirangkai dengan Talkshow ‘Bullying Mengapa Harus Terjadi’ di Museum HAM Kota Batu, Kamis, (21/12/2023). 

Dalam kegiatan itu diikuti perwakilan Organisasi Masyarakat, Guru yang membidangi Bimbingan Konseling (BK) dan Perwakilan Siswa-siswi tingkat SMA/MA/SMK Sederajat Se-Kota Batu. 

 


Kepala Bidang Kebudayaan, Sintiche Agustina Pamungkas mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan anti perundungan melalui kreasi seni teater oleh Teater Pandu dan SMA Negeri 1 Batu, sekaligus mengenalkan Pendidikan terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

 


“Kami ingin mengangkat dan melestarikan seni teater di Kota Batu dengan dikemas pertunjukan teater serta talkshow. Kami angkat tema soal bullying karena ini banyak terjadi, khususnya di sekolah,” kata Sintiche Agustina Pamungkas, Kamis (21/12/2023).

 


“Harapan kami dengan paparan yang disampaikan para narasumber dan telewicara dengan korban yang pernah mengalami bullying, siswa dan juga guru tahu bagaimana menghadapi  dan mengantisipasi bullying. Sehingga korban tidak mengalami trauma dikemudian hari,” tambahnya.

 


Ada tiga narasumber yang hadir dalam Talkshow anti Bullying, yakni Sayekti Pribadi Ningtyas (Psikolog), Naily (Pakar Hukum Perasi Malang Raya) dan Maryati Solihah (KPAI Jakarta).

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved