Kronologi Mahasiswa Aceh di Mesir Meninggal Tertimpa Batu, Sudah Umroh 100 Kali, Baik dan Cerdas

Kronologi mahasiswa Aceh di Mesir meninggal tertimpa batu, sudah umroh 100 kali, baik dan cerdas.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
KOLEKSI KELUARGA via SerambiNews.com
Sosok Mulia Nata bin Tgk Jumadi. Kronologi mahasiswa Aceh di Mesir meninggal tertimpa batu, sudah umroh 100 kali, baik dan cerdas 

"Insya'Allah Sabtu pagi diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Turkish Airlines dan tiba di Jakarta pada Ahad sore" jelas Giyanto. 

"Kemudian Senin pagi diterbangkan lagi ke Aceh dan tiba Senin siang" terang Giyanto. 

"Kemudian melalui jalur darat jenazah dibawa ke Nagan Raya, sebagaimana konfirmasi terakhir dengan Ustaz Zaki, senior Keluarga Mahasiswa Aceh di Mesir," tandas Giyanto.

Umroh 100 kali

Menurut kesaksian teman-temannya, Mulia Nata merupakan salah satu mahasiswa Aceh di Mesir yang memiliki akhlak mulia dan gemar membantu tipikal pencari ilmu sejati.

Pada 27 Ramadhan tahun lalu, Mulia Nata juga menemani sahabatnya khatam Al-Qur'an di Masjid Imam Syafii di depan makam Zakaria Al Ansari.

Mulia Nata menemani sahabatnya hingga larut malam.

Tiga jam sebelum musibah menimpa, Mulia Nata menelepon sahabatnya menyampaikan rasa puasnya karena baru pulang dari Arab Saudi.

Di Madinah, Mulia Nata mengkhatamkan beberapa kitab kemudian berhasil melakukan umrah sebanyak 100 kali.

Artikel SerambiNews.com 'Mulia Nata, Mahasiswa Asal Nagan Raya Meninggal Tertimpa Batu di Mesir'.

Sederet Pendidikan Mulia Nata

Mulia Nata merupakan alumnus Pesantren Darul Hikmah, Peunaga Rayeuk, Aceh Barat dan juga alumnus Dayah Baitussabri, Aceh Besar. 

Dari SMP hingga SMA Mulia Nata juga dikabarkan selalu mendapat nilai bagus.

Mulia Nata sempat mondok di Al Fatah Temboro selama enam bulan untuk belajar dan mengambil tarekat, juga di Sitogiri, Jawa Timur selama enam bulan.

Lalu Mulia Nata juga sempat mondok di Gresik dan terakhir sebelum ke Mesir mengikuti daurah di Darul Mustafa Cabang Karanganyer.

Kehidupan Mulia Nata di masa kecil sama seperti anak-anak pada umumnya.

Menurut Tgk Jumadi, hanya sampai pada usia 13 tahun saja ia mendidik dan menemani Mulia Nata.

Sejak usia 13 tahun hingga meninggal, Tgk Mulia Nata selalu dalam kondisi menuntut ilmu dari satu pesantren ke pesantren lainnya.

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

(SerambiNews|Yarmen Dinamika)

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved