Berita Batu Hari Ini

Perluasan Gedung Depot Arsip Kota Batu 2024 Telan Anggaran Rp 3,8 Miliar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Batu memperluas depot arsip yang menelan anggaran Rp 3,8 miliar.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Depot Arsip Kota Batu yang baru diresmikan pada Selasa (16/1/2024). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Batu memperluas depot arsip yang menelan anggaran Rp 3,8 miliar.

Anggaran tersebut menggunakan APBD Kota Batu Tahun 2023 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan menambah luas 780 meter.

Kepala Dinas Perpusip Kota Batu, Santi Restuningsasi menjelaskan perluasan bangunan arsip ini adalah untuk menyelamatkan dan mengolah arsip vital daerah baik aktif maupun inaktif.

“Sehingga jika nanti diperlukan akan lebih mudah dalam pencariannya,” kata Santi, Selasa (16/1/2024).

Santi juga mengungkapkan di Tahun 2023 lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu berhasil meraih peringkat 3 nasional dan peringkat 1 Jawa Timur dalam kategori pengawasan kearsipan.

Sementara itu Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengapresiasi pengelolaan arsip yang dilakukan anak buahnya hingga meraih berbagai prestasi bahkan peringkat 3 nasional.

Untuk itu ia akan memberikan reward bagi dinas yang berprestasi utamanya dengan menambahkan anggaran pada SKPD tersebut untuk menambah sarana dan prasarana pelengkap.

"Saya minta Pak Sekda untuk memberi tambahan anggaran pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah berhasil meraih prestasi dibidang kearsipan, nantinya bisa digunakan untuk menambah sarana dan prasaranan yang masih belum lengkap agar segera dicukupi, ini sebagai reward bagi SKPD yang berprestasi,” jelas Aries Paewai.

Dalam menjaga kearsipan Pemkot Batu didukung teknologi informasi dan mengimplementasikan sistem manajemen arsip yang efisien serta terintegrasi.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses dan pengelolaan data historis.

Langkah-langkah konkret telah diambil, termasuk pelatihan bagi staf dalam pengelolaan arsip digital, pemeliharaan dokumentasi, dan pelestarian warisan budaya daerah.

Selain itu, Pemerintah Kota Batu juga secara aktif menggalakkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan dan menyumbangkan arsip-arsip bersejarah yang dimiliki.

Melalui upaya ini, Pemerintah Kota Batu berharap dapat membangun fondasi yang kokoh untuk keberlanjutan dan keberlanjutan pelayanan publik yang lebih baik.

“Dengan menjaga dan mengelola arsip dengan baik, Kota Batu tidak hanya memastikan keberlanjutan administrasi yang efektif, tetapi juga melestarikan sejarah dan identitas kota bagi generasi mendatang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala ANRI, Imam Gunarto menjelaskan tentang arahan Presiden RI Joko Widodo terkait pengelolaan arsip yang penting sebagai salah satu penyelamatan data dan jika dibutuhkan segera ditemukan. 

Selain itu, Imam Gunarto juga menyampaikan terimakasih atas peran aktif arsiparis Kota Batu yang telah bekerja mengumpulkan data dan arsip yang penting bagi pemerintah.

"Tentunya peran para arsiparis di Kota Batu sangat bagus hingga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bisa meraih prestasi meraih peringkat 3 nasional, ini saya nanti kepingin berbincang dengan mereka,” terang Imam.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved