Berita Arema Hari Ini

Jejak Pelatih Arema FC di Liga 1 2023/2024 Jadi Kendala, Widodo C Putro Langsung Fokus Ketajaman

'Jejak pelatih' pada tim Arema FC menjadi salah satu hal yang diantisipasi Widodo C Putro begitu mengambil alih kepemimpinan.

Editor: Dyan Rekohadi
Instagram/aremafcofficial
Widodo Cahyono Putro (tengah), pelatih Arema FC yang baru di lanjutan Liga 1 2023. 

SURYAMALANG.COM - Arema FC kembali memiliki pelatih baru untuk mengarungi Liga 1 2023/2024 seiring dengan ditunjuknya Widodo Cahyono Putro menggantikan Fernando Valente.

Jika dihitung, tim arema FC termasuk tim Liga 1 musim ini yang memiliki jejak pelatih berderet di musim ini, termasuk saat dipimpin asisten pelatih Kuncoro.

'Jejak pelatih' pada tim Arema FC menjadi salah satu hal yang diantisipasi Widodo C Putro begitu mengambil alih kepemimpinan.

Sembari membangun kepercayaan dan kedekatan dengan seluruh tim, pelatih yang mantan striker Timnas Indonesia itu kini memilih fokus untuk memoles ketajaman tim Arema FC sebagai target pertama perbaikan tim.

 Seperti diketahui, Widodo datang menggantikan Fernando Valente yang menukangi Arema FC sejak Agustus 2023.

Total, musim ini personel Arema FC telah merasakan sentuhan lima pelatih berbeda.

“Yang saya lakukan pertajam tactical, saya tahu psikologis kenapa bisa begini. Keterkaitan pelatih diganti itu begitu,” ujar Widodo, pelatih asal Cilacap.

“Hati pemain kalau tidak mau, meskipun diberikan puluhan juta ya tidak akan keluar,” ucapnya menambahkan.

Seperti diketahui, Widodo C Putro adalah pelatih kelima Arema FC yang memimpin tim sepanjang Liga 1 2023-2024.

Di awal musim, tim dinahkodai oleh I Putu Gede yang kemudian mundur setelah pekan ke-4.

Setelah itu, kursi pelatihan diisi oleh Joko Susilo yang sempat tandem bersama I Putu Gede sebelumnya.

Tapi Joko Susilo juga hanya sementara memimpin tim Singo Edan.

Mantan pemain Arema itu  kemudian dikembalikan manajemen ke posisi sebagai Direktur Akademi setelah laga pekan ke-7.

Selama tujuh pekan tersebut Arema tidak pernah mencatatkan kemenangan, rinciannya adalah dua seri dan lima kekalahan.

Asisten pelatih, Kuncoro, kemudian naik sebagai caretaker selama ada kekosongan kursi pelatih kepala.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved