Tempat Wisata di Malang

Lokasi Wisata Tukang Parkir Preman Malang yang Viral Ada di Google Maps, Apa Saja Daya Tariknya?

Lokasi wisata Tukang Parkir Preman Malang yang viral ada di Google Maps, apa saja daya tariknya?

|
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA/Google
viral wisata Tukang Parkir Preman Malang yang viral ada di Google Maps, apa saja daya tariknya? 

SURYAMALANG.COM, - Viral lokasi wisata Tukang Parkir Preman Malang yang kini tengah ramai jadi sorotan sebab ada di Google Maps.

Lokasi wisata Tukang Parkir Preman Malang itu merujuk pada kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang.

Kayutangan Heritage sendiri memang salah satu tempat wisata di Kota Malang yang berlokasi di Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Kauman, Kecamatan. Klojen, Kota Malang

Lalu kenapa kawasan Kayutangan Heritage disebut juga wisata Tukang Parkir Preman Malang?

Sebutan wisata Tukang Parkir Preman Malang viral belakangan ini sebagai bentuk kritik dari masyarakat terhadap persoalan masalah parkir di kawasan Kayutangan Heritage

Kritik disampaikan masyarakat dengan menambah point of interest baru di dalam Google Maps bernama "Wisata Tukang Parkir Preman Malang".

Netizen menambah point of interest baru di Google Maps bernama
Netizen menambah point of interest baru di Google Maps bernama "Wisata Tukang Parkir Preman Malang". Lokasinya merujuk pada kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. (google maps)

Hal ini kemudian mendapat respons dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.

"Kami tidak mempermasalahkan itu. Kami justru mengucapkan terima kasih atas perhatian serta masukan dari masyarakat," ujarnya Minggu (11/2/2024).

Widjaja Saleh menilai, kritikan dalam bentuk apapun sangat membangun agar Dishub Kota Malang terus menyempurnakan kinerja. 

"Kami sebagai perangkat daerah berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Kami mencoba mencari solusi terbaik untuk menangani permasalahan parkir di kawasan Kayutangan," ungkap Widjaja Saleh.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menggandeng organisasi perangkat daerah lain untuk menata parkir di kawasan Kayutangan. Salah satunya, menangani persoalan parkir di bahu jalan.

"Usai pemilu, akan kami tata sesuai dengan apa yang telah didiskusikan dengan perangkat daerah lain. Pada prinsipnya, menangani persoalan parkir tidak bisa dilakukan Dishub Kota Malang sendiri" imbuh Widjaja Saleh. 

"Semuanya harus jadi satu. Baik pedagang maupun pelaku usaha juga tidak menyediakan tempat parkir. Oleh karena itu, kami tata bersama dengan jajaran OPD lainnya semisal Diskopindag, Satpol PP maupun Disporapar," pungkas Widjaja Saleh.

Lantas apa saja daya tarik Kayutangan Heritage?

Kawasan Kayutangan Heritage menyuguhkan bangunan-bangunan lawas peninggalan zaman Belanda, sehingga tampak seperti kota tua.

Saat ini, kawasan Kayutangan sudah ditata sehingga makin rapi dan menarik untuk dikunjungi tidak hanya saat siang tetapi juga malam hari.

Berikut lima aktivitas wisata yang bisa dilakukan di kawasan Kayutangan khususnya saat malam hari:

1. Jalan-jalan santai

Pedestrian kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang pada malam hari
Pedestrian kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang pada malam hari (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Kawasan Kayutangan sudah ditata agar nyaman bagi pejalan kaki.

Bahkan trotoar di kanan dan kiri jalan juga sudah bebas dari pedagang kaki lima.

Oleh karena itu, wisatawan bisa jalan-jalan santai di Kayutangan pada malam hari yang tidak panas.

Meski malam hari, kawasan pedestrian cukup terang dengan pencahayaan dari lampu sekitarnya.

Baca juga: Daya Tarik Tlogo Land Malang Wisata Alam Murah Tapi Worth It, Ada Kolam Renang dan Spot Foto Cantik

2. Foto-foto Kawasan Kayutangan

Pemandangan Gereja Katolik dari JPO di Kayutangan Heritage Kota Malang
Pemandangan Gereja Katolik dari JPO di Kayutangan Heritage Kota Malang (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Kawasan Kayutangan memiliki keunikan karena banyaknya bangunan lawas peninggalan zaman belanda.

Bangunan-bangunan itu masih ada hingga sekarang dan difungsikan menjadi kedai kopi, toko, atau tempat makan.

Wisatawan bisa berfoto dengan latar belakang bangunan tersebut terlebih penataannya kini semakin bagus.

Baca juga: Pesona Wisata Lembah Tumpang dengan Suasana Kerajaan Singosari yang Asri, Info Tiket dan Jam Buka

Artikel Kompas.com 'Wisata di Kayutangan Malang pada Malam Hari, Jalan-jalan sampai Kulineran'.

3. Nonton di live music

Sejumlah musisi saat live music di Kayutangan Heritage Kota Malang.
Sejumlah musisi saat live music di Kayutangan Heritage Kota Malang. (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Saat berjalan-jalan, tampak beberapa grup yang menampilkan live music di pinggir jalan.

Wisatawan juga bisa berhenti sejenak untuk menikmati nyanyian mereka.

4. Kulineran di bangunan lawas

Kopi Lonceng di Kayutangan Heritage Kota Malang dengan nuansa zaman dahulu
Kopi Lonceng di Kayutangan Heritage Kota Malang dengan nuansa zaman dahulu (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Bangunan lawas di kawasan Kayutangan tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang untuk berfoto saja.

Beberapa ada yang menjadi kedai kopi, warung makan, atau pusat jajanan.

Wisatawan pun bisa bersantap di dalam gedung itu dan seolah kembali ke masa lalu.

Baca juga: 7 Daya Tarik Bromo Hillside Kafe Lanskap Gunung Bromo dan Semeru, Bisa Mampir ke Bukit Teletubbies

5. Jajal skuter listrik

Suasana di Kayutangan Heritage untuk jumlah UMK Malang 2023 jelang pengumuman Gubernur Jatim
Suasana di Kayutangan Heritage untuk jumlah UMK Malang 2023 jelang pengumuman Gubernur Jatim (Suryamalang/Purwanto|Canva.com)

Wisatawan yang malas jalan kaki juga bisa menyewa skuter listrik untuk menjelajah kawasan Kayutangan.

Skuter listrik bisa ditemukan di tempat persewaan di pinggir jalan.

Tarif skuter berkisar Rp 20.000 untuk 30 menit.

Ikuti saluran SURYA MALANG di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaMBHbB3rZZeMXOKyL1e

(Kompas.com|Anggara Wikan Prasetya|Suryamalang|Kukuh Kurniawan)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved