Berita Batu Hari Ini
Arahan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri untuk OPD Kota Batu Agar Angka SILPA Tak Terlalu Besar
Arahan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Untuk OPD Kota Batu Agar Angka SILPA Tak Terlalu Besar
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi Perangkat Daerah, dengan mengusung tema Strategi Penguatan Program Melalui Aplikasi SIPD RI dalam APBD di Surabaya.
Dalam rakor tersebut, mendatangkan narasumber Direktur Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri) sekaligus Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni.
Selain itu juga dihadiri jajaran OPD Pemprov Sumsel, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, serta jajaran Kepala OPD Pemerintah Kota Batu.
Agus Fatoni menjelaskan tentang kewenangan kepala daerah dalam pengelolaan keuangan yang sudah diatur dalam undang-undang.
Dalam materi yang disampaikan, ia juga menambahkan tentang prinsip 'Money Follow Program' yang menganggarkan urusan program kewenangan pusat dan mana yang menjadi urusan daerah.
"Setiap pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan perencanaan yang tepat, belanja daerah harus disesuaikan dengan kebutuhan yang prioritas."
"Negara harus hadir untuk pelayanan masyarakat, tidak boleh ada alasan tidak ada anggaran," kata Agus Fatoni, Senin (18/3/2024).
Begitu pula dengan penyusunan APBD, harus menyesuaikan dengan kemampuan dan pendapatan daerah sehingga tidak terjadi defisit keuangan.
"Pemerintah harus betul-betul hadir, tidak boleh ada alasan tidak ada anggaran. Gunakan dana BTT untuk menyelesaikan persoalan darurat dan termasuk keperluan mendesak kepada masyarakat," ujarnya.
Sementara itu Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai berharap dengan pengarahan ini bisa memberikan motivasi kepada OPD Pemerintah Kota Batu supaya tidak ragu dalam menjalankan program-programnya.
Selain itu ia juga menginginkan kedepan SILPA atau Sisa Lebih Program Anggaran Pemerintah Kota Batu tidak terlalu besar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dengan pengarahan yang diberikan bapak Dirjen Keuda Kemendagri, kami harap Tahun 2024 tidak banyak SILPA. Sehingga bisa memaksimalkan peningkatan obyek wisata maupun UMKM dan Pertanian sesuai dengan harapan bersama,” jelas Aries Agung Paewai.
Seperti diketahui SILPA APBD 2023 Kota Batu diangka Rp 188 miliar. Angka tersebut turun dibanding tahun 2022 yakni Rp 243,3 miliar. Secara rinci penurunannya sekitar Rp 65 miliar.
Jelang Nataru BNN Gelar Tes Urine Di Empat Lokasi Hiburan Malam di Kota Batu |
![]() |
---|
Hasil Tes IVA Dinkes Kota Batu Deteksi 3 Orang Suspect Kanker Serviks dan 1 Orang Tumor Serviks |
![]() |
---|
Jasa Yasa Gandeng Investor untuk Revitalisasi Hotel Songgoriti Kota Batu |
![]() |
---|
Inilah Titik Rawan Macet di Kota Batu saat Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 |
![]() |
---|
Hotel Songgoriti Jadi Angker, Koordinator LSM Pro Desa Menilai Jasa Yasa Harus Dievaluasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.