Berita Magetan Hari Ini
Pejabat Magetan Kompak Bantah Kabar Mbah Semi Umur 90 Tahun Tidak Dapat Bantuan
“Kartu BPJS Mbah Semi juga masih aktif. Kalau ada keluhan, layanan jaminan kesehatan tidak ada masalah. Kami sampaikan data sesungguhnya,” pungkasnya.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yuli A
“Kartu BPJS Mbah Semi juga masih aktif. Kalau ada keluhan, layanan jaminan kesehatan tidak ada masalah. Kami sampaikan data sesungguhnya,” pungkasnya.
SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Pemkab Magetan bersama Pemdes Gebyog kompak membantah, jika Mbah Semi tidak tercatat sebagai penerima bantuan.
Pernyataan tersebut disampaikan usai meninjau kondisi Mbah Semi di rumahnya, Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/3/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, nama Mbah Semi viral usai disebut oleh Anggota DPR RI Muhammad Ali Ridha, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI, bersama Mensos Tri Rismaharini.
Ali Ridha menyatakan bahwa Mbah Semi tidak tercatat sebagai penerima bantuan. Menurutnya, setiap hari Mbah Semi hanya mengkonsumsi kacang panjang dan tahu, yang ia rebus di rumahnya.
Kondisi itulah yang membuat Risma menitikkan air mata di depan para wakil rakyat. Video tersebut pun beredar di sosial media hingga viral disaksikan jutaan mata netizen.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo mengatakan, Mbah Semi telah tercatat sebagai penerima bantuan aktif.
“Mbah Semi sudah masuk dalam layanan BPJS, maupun DTKS. Serta juga masuk sebagai penerima BPNT,” ujarnya.
Baca juga: Keseharian Mbah Semi Umur 90 Tahun Asal Magetan Usai Viral dan Buat Mensos Risma Menangis

Parminto mengungkapkan, Mbah Semi juga sebagai penerima Bantuan Bunda Kasih, yang berasal APBD Kabupaten Magetan.
“Bantuan dalam bentuk permakanan diberikan ke wali, dalam hal ini keponakannya, dengan nilai bantuan Rp 300 ribu setiap bulan,” tuturnya.
Dirinya juga menambahkan, Mbah Semi mendapat intervensi berbagai bantuan. Diantaranya dari Balai Sentra Terpadu Kartini Temanggung, hingga Bantuan Permakanan Kemensos dalam bentuk makan tiap hari 2 kali.
“Bantuan tersebut dengan sekali makan senilai Rp 25 ribu lewat pokmas yang sudah ditunjuk. Kemudian juga dapat bantuan cadangan pangan sebulan beras 10 kilogram,” imbuh Parminto.
Menurutnya, bantuan bantuan itu ada yang dari tahun 2019, 2020, 2021, sampai saat ini. Pihaknya juga menjamin memfasilitasi kesehatan Mbah Semi.
“Kartu BPJS Mbah Semi juga masih aktif. Kalau ada keluhan, layanan jaminan kesehatan tidak ada masalah. Kami sampaikan data sesungguhnya,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Gebyog Suyanto, disamping bantuan dari Pemkab Magetan, Mbah Semi juga dapat bantuan dari pemerintah desa.
“Kami pemdes selalu mengupayakan agar Mbah Semi dapat bantuan. Kalau pembagian zakat nama Mbah Semi kami utamakan,” tandas Suyanto.
Cuaca Buruk Pengaruhi Kualitas dan Harga Mangga Harum Manis di Magetan |
![]() |
---|
Hindari Pengendara Motor Mabuk, Bus Sumber Rahayu Terguling di Magetan, Para Penumpang Terjepit |
![]() |
---|
Sopir Mobil Avanza Meninggal Mendadak di Pasar Parang Magetan, Sempat Tabrak 3 Motr Parkir |
![]() |
---|
Lima Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas, Open Trip Pemula Alami Hipotermia di Jalur Cemoro Sewu |
![]() |
---|
Jenazah Kru tvOne Tiba di Rumah Duka di Magetan, Keluarga yang Menyambut Nyaris Pingsan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.