Berita Persebaya Hari Ini

Persebaya Hanya Selisih 8 Poin dari Arema FC, Manfaatkan Penundaan Kompetisi Untuk Evaluasi

Persebaya meski meraih kemenangan 0-1 dari Arema FC (27/3/2024) di laga terakhir, belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Persebaya menggelar latihan di Lapangan Thor, Surabaya. Persiapan menghadapi Dewa United. Sebelum keputusan Liga 1 2023/2024 ditunda 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya memanfaatkan penundaan kompetisi selama kurang lebih sebulan ini untuk membenahi kekurangan tim.

Persebaya pun masih memasang status waspada mengingat selisih poin dengan Arema FC di Kalsemen Sementara Liga 1 saat ini hanya 8 poin.

Persebaya meski meraih kemenangan 0-1 dari Arema FC (27/3/2024) di laga terakhir, belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.

Saat ini Persebaya berada di peringkat 10 klasemen sementara dengan poin 39, selisih 8 poin dengan Arema FC, tim yang berada di peringkat teratas zona degradasi (peringkat 16).

Selisih poin itu bisa saja terkejar, karena kompetisi masih menyisakan empat laga.

Arema FC masih bisa mendapatkan tambahan 12 poin jika mampu sapu bersih kemenangan di empat laga pamungkasnya.

Kewaspadaan dan motivasi untuk tampil maksimal harus dijalankan tim berjuluk Bajol Ijo di empat laga tersisa.

Apalagi empat tim yang bakal dihadapi cukup berat, yaitu Dewa United, Persib Bandung, Bali United dan Persik Kediri.

Pelatih Persebaya, Paul Munster mengaku belum sepenuhnya puas pada performa timnya, ada beberapa catatan yang perlu segera dibenahi.

Libur panjang ini akan menjadi kesempatan emas melakukan pembenahan setelah laga-laga sebelumnya tidak memiliki banyak waktu untuk evaluasi karena padatnya jadwal.

"Saya ingin memiliki lebih banyak waktu untuk berlatih karena permainan (sisa laga di kompetisi) untuk klasemen yang sangat berbeda," ungkap Paul Munster.

Empat laga sisa di Liga 1 musim ini cukup krusial, tim penghuni papan atas berebut posisi empat besar untuk melaju ke babak perebutan juara.

Sementara tim papan bawah, berlomba-lomba mengindari zona degradasi.

"Jadi ini akan menjadi persiapan yang baik. Harapannya tim bisa lebih baik," tegas mantan direktur teknis Timnas Brunei Darussalam itu.

"Mereka memahami harapan mereka untuk lebih tinggi. Jika mereka tidak memiliki ekspektasi yang tinggi, mereka tidak akan berada di sini, Itu sudah jelas," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved