Berita Viral

Kabar Terkini Nadira Dwi Puspita Mahasiswi UNDIP Semarang yang Viral Menyalahgunakan Beasiswa KIPK

Beginilah kabar terkini Nadira Dwi Puspita mahasiswi Undip Semarang yang viral di media sosial telah menyalahgunakan beasiswi KIPK. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribunnews
Kabar Terkini Nadira Dwi Puspita Mahasiswi UNDIP Semarang yang Viral Menyalahgunakan Beasiswa KIPK 

SURYAMALANG.COM - Beginilah kabar terkini Nadira Dwi Puspita mahasiswi UNDIP Semarang yang viral di media sosial telah menyalahgunakan beasiswi KIPK

Nadira Dwi Puspita mahasiswi UNDIP Semarang jurusan Fisika akhirnya mengundurkan diri dari KIPK.

Sebelumnya, Nadira Dwi Puspita ketahuan menyalahgunakan KIPK karena kerap memamerkah gaya hidup mewah di media sosial.

Nadira pernah pamer saldo Rp 100 juta di media sosialnya.

Tidak hanya itu, Nadira pernah menggunakan gadget mewah seperti iPhone dan iPad, memiliki brand sendiri, iPad, dan menjadi brand ambassador sebuah produk.

Sontak saja fakta-fakta tersebut membuat netizen naik pitam.

Khususnya sesama mahasiswa yang sampai harus kerja part time demi bisa bertahan di tanah rantau.

Setelah namanya jadi bulan-bulanan netizen, Nadira akhirnya mengunggah permintaan maaf lewat akun Instagram @nadiraya__.

Dalam permintaan maaf tersebut Nadira juga menjelaskan bahwa ia telah mengajukan surat pengunduran diri dari daftar mahasiswa penerima KIPK.

Kabar Terkini Nadira Dwi Puspita
Kabar Terkini Nadira Dwi Puspita (Tribunnews)

Baca juga: Nasib Pilu 3 Wanita Positif HIV Usai Perawatan Kecantikan Viral, Klinik Ada Treatment Vampire Facial

"Permohonan Maaf terbuka

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Saya, Nadira Dwi Puspita ingin memohon maaf terkait berita yang beredar di media sosial dimana saya tidak segera mengundurkan diri sebagai mahasiswa penerima program KIP-K (Kartu Indonesia Pintar) ketika saya sudah mampu membiayai kuliah saya sendiri dan kebutuhan sehari-hari

Karena kesalahan sata tersebut sehingga telah banyak pihak yang di rugikan. Saya telah menyadari kesalahan saya. Dan dengan segenap hati mengajukan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Sehubungan dengan hal ini pada tanggal 30 April 2024 saya telah mengajukan Surat Pengunduran Diri sebagai penerima program KIP-K dan telah diserahkan ke Bagian Kemahasiswaan Universitas Diponegoro sebagai pihak yang berwenang.

Sekian, terimakasih

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved