Berita Batu Hari Ini
Batu Bisnis Festival 2024 Dibuka, Cara Pemkot Batu Lakukan Promosi Sekaligus Gaet Investor
Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata menggelar Batu Bisnis Festival 2024 di Balai Kota Among Tani Kota Batu mulai 28 Mei-1 Juni 2024.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata menggelar Batu Bisnis Festival 2024 di Balai Kota Among Tani Kota Batu mulai 28 Mei-1 Juni 2024.
Ada sebanyak 77 peserta dalam kegiatan itu, mulai dari UMKM, Dinas, Rumah Sakit, Perbankan, UKM mandiri hingga Kemenpora RI.
Menurut Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Batu Bisnis Festival 2024 digelar untuk menjadi wadah promosi bagi UMKM, para pengusaha, pelaku bisnis, dan masyarakat umum agar produknya dikenal masyarakat luas.
“Kami ingin terus melakukan promosi terutama pada sektor unggulan di Kota Batu maupun di wilayah Malang Raya. Kami juga ingin menggandeng investor yang punya niatan yang sama untuk mengembangkan Kota Batu, tapi yang sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Aries Agung Paewai, Selasa (28/5/2024).
Aries menjelaskan terkait angka investasi di Kota Batu pada triwulan I tahun 2024 naik 28,9 persen dibanding dengan triwulan I 2023 lalu.
Untuk itu pihaknya optimis target investasi tahun 2024 ini dapat terealisasi.
“Masih ada berbagai wilayah di Kota Batu yang masih bisa dilakukan investasi, baik obyek pariwisata, pertanian maupun UMKM. Oleh karena itu kenapa kami gelar festival bisnis ini. Kami harap masyarakat dan para investor semakin mengenal, bahwa kami tidak anti terhadap perubahan dan bagaimana pengembangan yang kami lakukan,” ujarnya.
Selain itu Aries menambahkan, pada tahun ini Pemkot Batu telah menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan telah menyetujui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dalam waktu dekat akan disosialisasikan.
“Jadi para investor memiliki rasa nyaman dan tenang untuk melakukan investasinya. Nantinya kami juga akan siapkan berbagai pilihan tempat, mana zona-zona yang merupakan bagian dari investasi. Mana juga yang tidak bisa. Karena kami ingin tetap menjaga alam. Ada sekitar 60 persen wilayah yang kami jaga,” jelasnya.
Sementara itu dari data DPMPTSP Kota Batu per 19 April 2024 capaian angka investasi Triwulan I Tahun 2024 mencapai Rp 437,5 miliar atau naik 28,9 persen dibandingkan pada Triwulan I Tahun 2023 diperoleh angka investasi sebesar Rp 339,4 miliar.
Perolehan investasi dengan total Rp 437,5 miliar didapat dari penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 402,3 miliar atau sebanyak 91,9 persen dan penanaman modal asing sebesar Rp 35,2 miliar atau 8,1 persen.
Kepala DPMPTSP Kota Batu, Dyah Lies Tina menjelaskan penanaman modal dalam negeri tertinggi diperoleh dari sektor pariwisata sebesar Rp 199 miliar atau sebanyak 49,4 persen.
Kedua, dari sektor konstruksi sebesar Rp 70,3 miliar atau 17,4 persen, dan ketiga dari sektor kesehatan Rp 10,5 miliar atau 2,6 persen.
“Penanaman modal asing tertinggi dari sektor kesehatan sebesar Rp 24,3 miliar atau 68 persen dan sektor pariwisata Rp 10,9 miliar atau sebesar 3 persen,” urainya.
Jelang Nataru BNN Gelar Tes Urine Di Empat Lokasi Hiburan Malam di Kota Batu |
![]() |
---|
Hasil Tes IVA Dinkes Kota Batu Deteksi 3 Orang Suspect Kanker Serviks dan 1 Orang Tumor Serviks |
![]() |
---|
Jasa Yasa Gandeng Investor untuk Revitalisasi Hotel Songgoriti Kota Batu |
![]() |
---|
Inilah Titik Rawan Macet di Kota Batu saat Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 |
![]() |
---|
Hotel Songgoriti Jadi Angker, Koordinator LSM Pro Desa Menilai Jasa Yasa Harus Dievaluasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.