Berita Batu Hari Ini
Program Haji Muda, Anak-anak Sudah Bisa Daftar Haji Reguler karena Masa Tunggu 37 Tahun
Pemerintah memfasilitasi calon jemaah haji anak-anak agar nantinya ketika naik haji dalam 37 tahun mendatang secara usia tidak terlalu tua.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, BATU - Kemenag Kota Batu mengingatkan adanya program haji muda.
Melalui program ini pemerintah memfasilitasi calon jemaah haji anak-anak agar nantinya ketika naik haji dalam 37 tahun mendatang secara usia tidak terlalu tua.
Seperti diketahui, di Jawa Timur saat ini daftar tunggu untuk bisa naik haji reguler calon jemaah haji harus menunggu selama 37 tahun untuk bisa berangkat.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu, Machsun Zain memaparkan waktu tungguyang panjang itu terjadi karena ada beberapa faktor.
Salah satu faktornya, karena banyaknya masyarakat yang mendaftarkan diri untuk naik haji saat Pandemi Covid-19 lalu, sedangkan pemerintah Arab Saudi saat itu memutuskan untuk menutup tempat ibadah haji. Sehingga terjadi penumpukan calon jemaah haji.
Faktor lain ialah karena kuota yang didapat oleh negara-negara muslim di dunia tidak sebanding lurus dengan besar dan banyaknya jemaah haji yang daftar.
Lantaran hal tersebut akhirnya terjadi antrean yang sangat banyak hingga 37 tahun lamanya bagi pendaftar yang mendaftar di tahun 2024 ini.
Untuk itu Pemerintah kini telah membuka program haji muda bagi calon jemaah haji anak-anak agar nantinya ketika naik haji dalam 37 tahun mendatang secara usia tidak terlalu tua.
“Oleh sebab itu pemerintah memprogramkan haji muda. Jadi anak-anak usia 12 tahun, 14 tahun atau 17 tahu dipersilahkan untuk mendaftar haji. Ini berlaku untuk haji reguler,” kata Machsun Zain, Kamis (27/6/2024).
Selain itu apabila masyarakat ingin lebih cepat berangkat dan terlalu lama menunggu antrean haji reguler, dapat menggunakan haji khusus namun dengan biaya yang lebih besar dibanding reguler.
“Kalau haji khusus ketika kita daftar sekarang atau tahun ini, maka 7 tahun lagi insyallah sudah bisa berangkat,” jelasnya.
Hal lain yang bisa dijadikan opsi bagi masyarakat yang sudah lanjut usia dan dirasa terlalu lama apabila harus menunggu 37 tahun, maka dapat memilih ibadah umroh untuk bisa datang ke Tanah Suci.
“Haji adalah sesuatu yang dinanti nanti umat muslim. Semua berkeinginan untuk pergi haji. Tapi karena tahu waiting listnya itu lama sampai 37 tahun, maka tentu berfikir tidak mungkin menunggu apalagi usianya sudah diatas 60 tahun. Dari situ, biasanya jemaah beralih ke umroh untuk mengetahui Mekkah itu seperti apa,” pungkasnya.(myu)
Jelang Nataru BNN Gelar Tes Urine Di Empat Lokasi Hiburan Malam di Kota Batu |
![]() |
---|
Hasil Tes IVA Dinkes Kota Batu Deteksi 3 Orang Suspect Kanker Serviks dan 1 Orang Tumor Serviks |
![]() |
---|
Jasa Yasa Gandeng Investor untuk Revitalisasi Hotel Songgoriti Kota Batu |
![]() |
---|
Inilah Titik Rawan Macet di Kota Batu saat Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 |
![]() |
---|
Hotel Songgoriti Jadi Angker, Koordinator LSM Pro Desa Menilai Jasa Yasa Harus Dievaluasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.