Daftar 16 Zona Megathrust di Indonesia Termasuk Jawa Timur, Bisa Picu Tsunami Hingga Jakarta

Daftar 16 zona megathrust di Indonesia termasuk Jawa Timur, peneliti BRIN: dengan magnitudo besar bisa picu tsunami sampai Jakarta.

|
Youtube Kompas.com
Ilustrasi - 16 zona megathrust di Indonesia termasuk Jawa Timur, peneliti BRIN: dengan magnitudo besar bisa picu tsunami sampai Jakarta. 

SURYAMALANG.COM, - Berikut daftar 16 zona Megathrust di Indonesia termasuk Jawa Timur dan beberapa wilayah lainnya. 

Dari informasi terbaru yang dijelaskan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), gempa Megathrust Selat Sunda bisa memicu tsunami sampai Jakarta. 

Hal itu seperti yang disampaikan Peneliti BRIN, Profesor Danny Hilman Natawidjaja. 

Danny menyebut, gempa Megathrust Selat Sunda bisa memicu tsunami sampai Jakarta bila terjadi dengan magnitudo besar. 

Pernyataan tersebut disampaikan Danny merespons peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal potensi gempa besar yang disebabkan oleh Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Lebih lanjut, Danny menjelaskan, tsunami dapat mencapai Jakarta apabila magnitudo gempa akibat Megathrust Selat Sunda mencapai M 9.

“Magnitudonya minimal 8, maksimalnya bisa 9. Kalau terjadi apalagi sampai 9 (magnitudonya), guncangannya juga keras dan tsunaminya besar,” ujar Danny, Selasa (20/8/2024) kepada Kompas.com (grup suryamalang).

“Padahal di wilayah itu kan sangat padat populasinya. Bahkan tsunaminya kita simulasikan bisa sampai Jakarta (dengan ketinggian air) sampai 2-3 meter,” tambah Danny. 

Baca juga: KAI Pastikan Jalur Kereta Aman Pasca Gempa Bumi di Kabupaten Malang, KA Penataran Sempat Dihentikan

Lebih lanjut, salah satu langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat adalah dengan mengenali lokasi zona megathrust di Indonesia.

Indonesia memiliki beberapa zona subduksi aktif, seperti zona subduksi Sunda yang mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba, zona subduksi Banda, zona subduksi Lempeng Laut Maluku, zona subduksi Sulawesi, zona subduksi Lempeng Laut Filipina, serta zona subduksi utara Papua.

Dari sederet zona subduksi aktif tersebut masih dapat dibagi lagi menjadi beberapa segmen atau beberapa titik.

Lebih rinci, berikut adalah lokasi 16 zona megathrust di Indonesia mengutip Kompas.com:

  1. Segmen Aceh-Andaman
  2. Segmen Nias-Simeulue 3
  3. Segmen Kepulauan Batu
  4. Segmen Mentawai-Siberut
  5. Segmen Mentawai–Pagai
  6. Segmen Enggano
  7. Segmen Selat Sunda Banten
  8. Segmen Selatan Jawa Barat
  9. Segmen Selatan Jawa Tengah-Jawa Timur
  10. Segmen Selatan Bali
  11. Segmen Selatan NTB
  12. Segmen Selatan NTT
  13. Segmen Laut Banda Selatan
  14. Segmen Laut Banda Utara
  15. Segmen Utara Sulawesi
  16. Segmen Subduksi Lempeng Laut Filipina

Seperti diketahui, gempa megathrust ini merujuk ada kejadian gempa yang bersumber dari aktivitas lempeng pada zona megathrust.

Dikutip dari laman BPBD DI Yogyakarta, zona megathrust bukan merupakan hal baru karena sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat rangkaian busur kepulauan Indonesia terbentuk.

Zona megathrust berasal dari kata “mega" yang artinya besar dan "thrust" yang artinya sesar sungkup, yang letaknya berada di pertemuan lempeng samudra dengan lempeng benua.

Baca juga: Jumlah Gempa Bumi di Jawa Timur Selama Juni-Juli 2024, Kota Batu Masuk Warna Hijau Dalam Pemetaan 

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved