'Apa Urusannya Sama Gue?' Respon Raffi Ahmad Dicap Jadi Calo Jabatan Pemerintahan Efek Ucapan Sule
Beginilah respon Raffi Ahmad dicap jadi calo jabatan pemerintahan efek ucapan Sule yang viral belum lama ini.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM - Beginilah respon Raffi Ahmad dicap jadi calo jabatan pemerintahan efek ucapan Sule yang viral belum lama ini.
Isu Raffi Ahmad jadi calo jabatan itu mulanya dipicu Komedian Sule yang keceplosan mendapat tawaran menggiurkan dari Raffi Ahmad.
Meski tak punya jabatan struktural di partai politik, Raffi disebut menawari Sule posisi Calon Wakil Wali Kota Bekasi.
Umumnya tawaran demikian bisa dilontarkan oleh Partai Politik yang memiliki kecukupan kuota kursi legislatif untuk mengusung Paslon di Pilkada.
Tak heran ucapan Sule soal tawaran dari suami Nagita Slavina itu berujung viral hingga muncul anggapan bahwa Raffi kini jadi calo jabatan.
Dikonfirmasi soal kabar tersebut, Raffi Ahmad akhirnya buka suara.
Namun ayah dua anak itu justru mengaku bingung atas anggapan soal calo jabatan.
"Gue juga bingung," kata Raffi Ahmad di kawasan Tendean, Jakarta Selatan dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (6/9/2024).
Raffi Ahmad pun tak ingin ambil pusing karena sudah biasa dituduh yang bukan-bukan.
Menurut ayah dua anak ini nantinya pemberitaan tersebut juga akan berlalu.

Baca juga: Foto Tangan Ayu Ting Ting Digenggam Erat Ji Chang Wook Bikin Heboh, Sukses Buat Iri Banyak Orang
Baca juga: Keberadaan Azizah Salsha Saat Pratama Arhan Main Untuk Timnas di Arab Saudi, Absen Tak Dukung Suami?
"Ah udah biasa diberitain gitu nanti juga hilang beritanya," ujar Raffi Ahmad.
Selain itu Raffi Ahmad juga enggan memberi penjelaskan terkait artis yang menjabat di pemerintahan.
Ia menegaskan tak ada sangkut paut dengan dirinya.
"Ya tanyain sama partainya. Jabatan-jabatan itu aku juga bingung, apa urusannya ama gue?" pungkasnya.
Alasan Sule Tolak Tawaran Raffi Ahmad
Nama Sule tengah viral di media sosial. Namanya di X (dulunya Twitter) pada Kamis (29/8/2024) pagi, trending.
Trendingnya komedian berbana asli Entis Sutisna ini karena bocoran obrolannya dengan raffi Ahmad. Sule bicara soal politik.
Ini ternyata terkait dengan cuplikan video wawancaranya bersama komika Kiky Saputri dan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.
Dalam video yang beredar, Sule membocorkan bahwa ia mendapatkan tawaran untuk berkontestasi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), khususnya yang berada di Jawa Barat.
Tawaran tersebut salah satunya datang dari selebriti Raffi Ahmad.
"Kemarinan Raffi Ahmad telepon nawarin untuk di Depok apa Bekasi gitu, eh Bekasi," ucap Sule mengulang ucapan Raffi Ahmad kepadanya, seperti dikutip dari kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat.
"Raffi nelpon nawarin ‘mau enggak jadi wakil walikota Bekasi?’ gitu kata Raffi," tambahnya.
Saat menerima panggilan telepon itu, Sule mengaku kaget.
Ia tidak menyangka bahwa akan mendapatkan tawaran menjadi calon Wakil Wali Kota Bekasi di pagi hari.
Sule mengaku bingung menjawab tawaran Raffi Ahmad kala itu.
Kendati demikian, ayah lima anak ini mengaku tidak tertarik terjun ke dunia politik sejauh ini.
"Kata gua, 'Hah? Pagi-pagi ditawarin jadi wakil Walikota, belum ngopi'," ucap Sule menirukan.
"Baru bangun ditawarin Wakil Wali Kota, kan bingung, gimana kita jawabnya coba," lanjutnya.
Kolase Sule dan Raffi Ahmad. (Instagram ferdinan_sule/raffinagita1717)
Sule mengungkap, popularitasnya sebagai pelawak kerap membuatnya mendapatkan tawaran terjun ke politik praktis.
Ia pernah ditawari menjadi caleg, calon kepala daerah, dan sebagainya.
Sule merasa, meskipun dirinya punya konsentrasi terhadap seni, kebudayaan, dan kemasyarakatan, tetapi tak ada niatan untuk mencurahkannya melalui jabatan politik.
"Pernah dulu ditawarin jadi calon Walikota Cimahi, terus calon walikota mana lagi ya, ada lah pokoknya, terus Bupati, terus manalah, banyak yang telpon, bilangnya dari arahan Dede Yusuf, tapi saya enggaklah," kata Sule.
Sementara itu, presenter Raffi Ahmad beberapa tahun terakhir semakin dekat membangun relasi dengan politikus.
Sebut saja, Nisya Ahmad yang merupakan adik Raffi Ahmad yang maju sebagai caleg pada Pileg 2024.
Lalu ada pula Jeje Govinda selaku adik ipar Raffi Ahmad yang juga menjadi caleg di Pemilu 2024 dan mengikuti kontestasi Pilbup Bandung Barat sebagai bakal calon wakil bupati.
Adik Raffi Ahmad Dilantik Jadi Anggota DPRD Jabar
Nisya Ahmad (34) yang merupakan adik Raffi Ahmad dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) periode 2024-2029.
Nisya Ahmad dilantik bersama 119 anggota legislatif terpilih lainnya di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (2/9/2024).
Nisya Ahmad bersyukur atas pelantikan dan amanah yang diberi kepadanya ini untuk melaksanakan aspirasi masyarakat Jawa Barat sebaik-baiknya.
"Alhamdulillah," tulis Nisya Ahmad di komentar akun Instagram-nya dikutip Senin (2/9/2024).
Nisya Ahmad yang mengenakan kebaya bernuansa biru muda ini begitu semringah saat menjalani pelantikan sebagai anggota dewan.
Terlihat Nisya Ahmad juga menyematkan pin warna emas di kebaya sebagai tanda dirinya merupakan anggota DPRD Jawa Barat.
"Pikirkan seberapa jauh Anda telah melangkah dan apa yang telah Anda pelajari, lalu bersyukurlah kepada Tuhan atas segalanya," tulis Nisya Ahmad.
Nisya Ahmad yang merupakan adik Raffi Ahmad ini dilantik sebagai anggota DPRD Jabar menggantikan Thoriqoh Nashrullah Fitriyah yang sama-sama berasal Partai Amanat Nasional (PAN).
Dilantiknya Nisya Ahmad sempat menjadi pertanyaan.
Saat Pileg 2024, Nisya Ahmad yang meraup 50.422 suara kalah unggul dari Thoriqoh Nashrullah Fitriyah yang mendapat 58.495 suara.
Diketahui, Nisya Ahmad dan Thoriqoh Nashrullah Fitriyah sama-sama maju menjadi caleg dari dapil II Jawa Barat yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Thoriqoh Nashrullah Fitriyah sebelumnya juga menjabat sebagai anggota DPRD Jabar 2019-2024.
Dari informasi yang dihimpun, Nisya Ahmad dilantik sebagai anggota DPRD karena Thoriqoh Nashrullah Fitriyah mengundurkan diri.
KPU Jabar Tak Tahu Alasan Thoriqoh Mengundurkan Diri
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jabar, Adi Saputro menyebut jika Thoriqoh Nashrullah Fitriyah telah mengundurkan diri sehingga posisinya digantikan Nisya Ahmad.
Thoriqoh dan Nisya merupakan kader PAN Jabar yang ikut dalam Pileg 2024 daerah pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Bandung.
Pada Pileg tersebut, Thoriqoh berhasil mendapatkan 58.495 suara sah, diikuti Nisya dengan raihan 50.422 suara sah.
Adi Saputra mengatakan, sebelum pelantikan Thoriqoh telah mengajukan pengunduran diri.
Sehingga, KPU memanggil yang bersangkutan termasuk dari partai politik pengusungnya.
"Partai politik memberikan surat ke KPU, baru kami klarifikasi dengan syarat mengudang partai politik dan caleg terpilih. Kami klarifikasi, betul tidak. Jangan sampai bahasa mengundurkan diri, tapi orang yang bersangkutan tidak merasa mengundurkan diri," ujar Adi, Senin (2/9/2024).
Setelah dilakukan klarifikasi, kata dia, KPU kemudian mengundang partai politik dan anggota DPRD terpilih yang mengundurkan diri.
"Setelah itu, kami membuat berita acara, sudah clear, berarti kami revisi penetapan caleg terpilih, termasuk Bu Thoriqoh itu. Jadi Mbak Nisya Ahmad itu adalah pengganti calon terpilih karena Bu Thoriqoh mengundurkan diri," katanya.
Adi mengaku tidak tahu pasti apa alasannya pengunduran dirinya. Sebab, selain Thoriqoh terdapat sejumlah anggota DPRD Jabar terpilih lainnya yang mengundurkan diri.
"Tidak hanya Bu Thoriqoh sebenarnya, yang sudah mengundurkan diri ada yang menjadi calon kepala daerah, ada yang meninggal, dan segala macam," katanya.
"Ada, Lucky Hakim (Partai NasDem) mengundurkan diri, yang meninggal dunia itu dua tapi saya lupa lagi dari PAN dan PKB. Lalu dari PKS mengundurkan diri," tambahnya.
Menurutnya, penggantian Thoriqoh oleh Nisya pun tidak menyalahi aturan atau sesuai dengan ketentuan di PKPU Nomor 6 Tahun 2024 Pasal 48 ayat 1 poin b, tentang penetapan pasangan calon terpilih, penetapan perolehan kursi, dan penetapan calon terpilih dalam pemilihan umum.
"Jadi, kalau memang caleg terpilihnya meninggal dunia, mengundurkan diri, ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan tidak memenuhi syarat, itu bisa diganti oleh pengganti calon terpilih. Tapi kalau sudah dilantik, maka mekanisme penggantinya nanti PAW (pergantian antar waktu)," ucapnya.
NASIB Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank Dinonaktifkan UGM, Pernah Terjerat Kasus Ijazah Palsu |
![]() |
---|
LINK NONTON Drama Korea See You in My 19th Life Full Episode 1-12 Tamat Sub Indo, Baca Sinopsisnya |
![]() |
---|
Inilah 10 Desa di Kabupaten Mandailing Natal Sumut Dapat Dana Desa 2025 Tertinggi Mencapai Rp 1,3 M |
![]() |
---|
Bedah Kekuatan Persijap Jepara Vs Arema FC, Juara Liga Saja Kewalahan Jumpa Lagi Setelah 11 Tahun |
![]() |
---|
Petuah Pelatih Arema FC untuk Salim Tuharea Baru Dipanggil Timnas Indonesia U23, Awalnya Tak Dilirik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.