Rabu, 13 Mei 2026

Advertorial

Profil Wisudawan Terbaik Polinema, Galang Saputro, dari Teknisi Ingin Jadi Dosen

Salah satu wisudawan terbaik Politeknik Negeri Malang (Polinema) tahap kedua, Sabtu (28/9/2024), adalah Galang Saputro MTr T

Tayang:
IST
Galang Saputro 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Salah satu wisudawan terbaik Politeknik Negeri Malang (Polinema) tahap kedua, Sabtu (28/9/2024), adalah Galang Saputro MTr T.

Ia dari S2 Rekayasa Teknologi Manufakturing dengan IPK 3,91. Galang saat ini bekerja di Polinema sebagai teknisi sejak 2021 dan telah menyelesaikan S2 di Polinema. Sekarang unit kerjanya di Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara (TPPU).

"Kegiatan saya biasanya menghandle praktikum mahasiswa di laboratorium atau di bengkel. Kalau teorinya kan dosen yang mengajarkan di kelas."

"Sedangkan tugas saya adalah menghandle kegiatan praktikum di laboratorium, workshop, hanggar," jelasnya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (27/9/2024).

Karena unit kerjanya di TPPU, ia membuat alat tepat guna tambahan yang sudah didaftarkan paten sederhana yang berfungsi untuk mengatur parameter-parameter pengelingan pada proses  perivetan.

Keunggulannya adalah harga murah Rp 200.000 an, menambah kualitas dan keseragaman hasil pengelingan, trigger wireless, setting parameter dengan otomatis.

"Pesawat itu kan dinamis, terbang di atas udara dan terkena tekanan atmosfir atau udara. Untuk meminimalisir kegagalan atau keretakan, maka menggunakan rivet."

"Ketika mahasiswa TPPU praktikum, biasanya rivet manual dengan skill masing-masing mahasiswa. Sehingga dengan alat yang saya buat ini, tinggal mengatur parameter apa saja yang mempengarungi perivetan," tandasnya.

Maka tinggal mengatur parameter yang ditentukan. Maka hasilnya cenderung sama dibanding hasil manual dengan skill mahasiswa.

Di mana antar mahasiswa, skillnya beda-beda. Dengan alat tambahan ini, diharapkan hasilnya bagus, kontinyu dan siapapun yang mengoperasikan bisa sama kualitasnya. Alat ini bisa juga dimanfaatkan produsen manufaktur, perusahaan perbaikan pesawat.

Ia menjelaskan alatnya simple. Jika diproduksi massal tidak sampai jutaan. Tapi hasilnya efisien. Ia menyebutkan temuan yang memiliki nilai guna. Ini murah dan bisa diaplikasikan di industri dan dapat meningkatkan kekuatan atau kualitas yang hampir sama.

Sejak awal, Galang memang bercita-cita jadi ilmuan/akademisi dengan dimulai sebagai teknisi. Karena ingin jadi dosen, ia melanjutkan S2.

"Kalau ada kesempatan lagi, saya ingin jadi dosen," ungkap Galang.

Tentang tips sukses di perkuliahan S2, ia menyarankan agar ketika kuliah fokus dengan apa yang kita teliti dan dikembangkan.

"Sebab S2 arah tesisnya ke penelitian. Jadi bagi teman-teman yang ingin daftar S2, topik harus siap."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved