Berita Batu Hari Ini

Desa Tulungrejo Kota Batu Juarai Lomba Desa Tingkat Nasional 2024

Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menyabet juara 1 Lomba Desa Tingkat Nasional Regional II

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
Kades Tulungrejo Kota Batu, Suliono, menerima penghargaan dari Mendagri di Gedung Ksirarnawa Komplek Art Center, Rabu (9/10/2024). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menyabet juara 1 Lomba Desa Tingkat Nasional Regional II tahun 2024.

Pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M Tito Karnavian saat Temu Karya Nasional tahun 2024 dan Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 pada Kades Tulungrejo, Suliono, di Gedung Ksirarnawa Komplek Art Center, Rabu (9/10/2024).

Di waktu yang sama Pj Gubernur Jawa Timur juga mendapatkan penghargaan Upakarya Wanua Nugraha atas prestasi dan komitmen dalam memajukan Desa dan Kelurahan di wilayahnya.

Lomba desa dan kelurahan tingkat nasional 2024 merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan. Penilaian digelar berjenjang melewat beberapa tahap nulai dari analisis hingga validasi penentuan lokasi.

Penilaian yang dilakukan meliputi penilaian administrasi, kinerja penyelenggaraan administrasi pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Selain itu dilaksanakan penilaian lapangan dan penilaian paparan.

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, penghargaan ini akan menjadi semangat untuk terus berupaya meningkatkan kinerja pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan agar ke depan bisa mewujudkan desa yang lebih maju, dan lebih sejahtera.

“Mari bersama-sama bersinergi untuk terus melatih diri mewujudkan visi entrepreneurship sebagai uapaya menyejahterakan masyarakat desa serta mampu meningkatkan pendapatan asli desa (PADes)," ujarnya.

Sejauh ini upaya Pemprov Jatim dalam mengembangkan desa sudah terlihat. Salah satunya tampak dari hasil statistik dimana Jatim berhasil bebas dari desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Ia menyebut, dalam kurun waktu 2019-2021, Jatim mampu menurunkan 344 desa tertinggal dan sangat tertinggal. Sehingga per 2021 Jawa Timur mampu terbebas dari desa tertinggal dan sangat tertinggal. Bahkan di 2024, Jatim mencapai jumlah desa mandiri tertinggi nasional, dengan jumlah 2.800 desa.

"Upaya-upaya yang dilakukan selain memajukan dan mewujudkan kemandirian desa juga sebagai wujud desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di masa depan," kata Adhy.

Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo Suliono menyebut penghargaan tidak mungkin bisa diraih jika tidak mendapatkan pembinaan dari Pemerintah Kota Batu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jatim.

"Terima kasih untuk jajaran Pemkot Batu dan Pemprov Jatim yang terus mendampingi. Kami menjadi banyak mengerti tentang berbagai hal, terutama tata pemerintahan yang baik dan pelayanan untuk masyarakat yang baik," jelasnya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen untuk berkontemplasi tentang hasil kerja khsusnya di tingkat desa dan kelurahan serta pemberian penghargaan dalam rangka memberikan motivasi sesuai dengan prinsip manajemen yang baik.

Selain itu, juga disampaikan bahwa untuk mendorong kemandirian desa, kepala desa perlu memiliki kemampuan dan visi enterpreneurship untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

"Kepala desa harus memiliki kemampuan dan visi enterpreneurship untuk meningkatkan pendapatan asli desa," terangnya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved