Alur Praktik Jual Beli 66 Bayi di Yogyakarta Selama 14 Tahun Baru Tertangkap, Harga Mulai Rp 55 Juta

Alur praktik jual beli 66 bayi di Yogyakarta selama 14 tahun baru tertangkap, harga mulai Rp 55 juta, pelaku ngaku seorang bidan.

|
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA/Canva.com
ILUSTRASI - Alur praktik jual beli 66 bayi di Yogyakarta selama 14 tahun baru tertangkap, harga mulai Rp 55 juta, pelaku ngaku seorang bidan. 

Setelah mendapat bayi yang diinginkan, para tersangka lantas menjual bayi yang sudah diadopsi tersebut ke sejumlah orang dari berbagai daerah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan fakta puluhan bayi dijual oleh dua tersangka. 

Data itu didapatkan dari buku catatan transaksi milik tersangka.

3. Harga Bayi Laki-laki dan Perempuan Beda

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, bayi-bayi itu dijual dengan harga puluhan juta. 

Baca juga: Bayi Laki-laki Ditemukan Meninggal Dunia Terbungkus Kresek di Aliran Sungai Balung Jember

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi mengungkapkan harga bayi bervariatif tergantung jenis kelamin.

"Data terakhir yang disepakati untuk bayi perempuan mulai Rp55 juta dan bayi laki-laki mencapai Rp85 juta," katanya.

4. Penjualan Bayi sampai ke Luar Yogyakarta

Pada 2024 ini para tersangka telah melakukan beberapa kali transaksi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) anak.

Di antaranya, pada September menjual anak laki-laki di Bandung dan Desember ini menjual anak perempuan di Yogyakarta.

Para tersangka ini pernah menjadi residivis di tahun 2020 dan telah divonis selama 10 bulan di Lapas Wirogunan. 

"Kami masih melakukan proses pemeriksaan pendalaman terhadap perkara ini," ujar Dirreskrimum Endriadi.

Baca juga: Kasus Kematian Bayi yang Dilahirkan Siswi SMA Tulungagung Berjalan Alot, Ibu Bayi Membantah

Atas kasus ini, para tersangka disangkakan Pasal 83 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 76F Perlindungan Anak. 

Dengan hukuman paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp300 juta. 

Kronologi Kasus Terbongkar

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved