Ada 32 Ribu Lebih Siswa Kota Batu yang Menerima Makan Bergizi Gratis, Pemkot Siapkan Rp 109 Miliar

Ada 32 Ribu Lebih Siswa Kota Batu yang Menerima Makan Bergizi Gratis, Pemkot Siapkan Rp 109 Miliar

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANg.COM/Kukuh Kurniawan
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah pusat kini sedang gencar memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh daerah di Indonesia.

Di Kota Batu saat ini masih menunggu jadwal pelaksanaan dari pemerintah pusat, termasuk panduan teknis program tersebut.

Sebelumnya Pemerintah Kota Batu telah melaksanakan uji coba program ini, baik mulai dari PAUD hingga SMP, pada tahun 2024 lalu.

Sedangkan untuk merealisasikan program MBG bagi pelajar di Kota Batu, dari perhitungan Dinas Pendidikan Kota Batu ada sebanyak 32.339 siswa  yang menjadi sasaran MBG.

Selain itu dalam uji coba tahun 2024 lalu, Pemkot Batu telah melakukan uji coba dengan menyasar 15.558 siswa dari target 26.553 siswa.

“Anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 109 miliar untuk menjalankan program ini dan dari hasil uji coba, masyarakat khususnya siswa memang membutuhkan Makan Bergizi Gratis,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M Chori, Minggu (12/1/2025).

Chori mengatakan, program tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung mutu pendidikan di Indonesia, sekaligus menekan angka stunting yang ada di Kota Batu.

“Ya, dibutuhkan siswa sekaligus untuk meningkatkan mutu SDM dan memenuhi kebutuhan dasar siswa,” jelasnya.

Sementara itu terkait program ini, Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan, Pemkot Batu kini tinggal menunggu regulasi terkait petunjuk teknis pelaksanaan program ini.

Bahkan pihaknya sudah berkeliling untuk mengecek vendor katering yang akan digunakan untuk program yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami masih menunggu regulasi pusat, jika sudah ada petunjuk teknis baru kami laksanakan."

"Kalau pusat belum menurunkan petunjuk teknis kami tidak mungkin bisa melaksanakan karena mungkin ini ada sebagian anggaran dari pusat dan ada juga sebagian anggaran daerah."

"Kami harap angkanya sesuai. Kemarin ada isu Rp 10.000 per paket, sedangkan kami di Batu kemarin berkeliling ke semua vendor katering mampunya mereka Rp 15.000 itu sudah memenuhi gizinya,” jelas Aries Agung Paewai.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved