LIPSUS Imlek 2025 Malang Raya

Inovasi Pelaku Usaha Kue di Malang Saat Momen Imlek 2025, Kue untuk Semua Kalangan untuk Perayaan

Fariza Almira dan Fildzah Raihan, pemilik Amami Sweets tawarkan kue kacang dan kue keju atau kastengel yang dikemas dalam hamper untuk Imlek 2025

|
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Fariza Almira dan Fildzah Raihan. Keduanya adalah pemilik Amami Sweets yang terletak di Jalan Kalpataru Nomor 62 B, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Pelaku usaha kue tak ingin ketinggalan menyambut momen Imlek untuk mendapatkan keuntungan.

Persiapan sejak sebulan yang lalu telah dipikirkan oleh Fariza Almira dan Fildzah Raihan. 

Keduanya adalah pemilik Amami Sweets yang terletak di Jalan Kalpataru Nomor 62 B, Kota Malang.

Almira mengatakan, sudah sejak sekitar sebulan lalu memikirkan produk apa yang akan hendak dijual untuk menyambut Imlek.

Ia dan Fifi, sapaan akrab Fildzah melakukan riset terlebih dahulu sebelum menentukan produk yang akan dijual.

Pilihannya jatuh ke kue kacang dan kue keju atau kastengel yang dikemas dalam hamper.

Kedua varian kue kering itu dipilih karena dianggap dapat dinikmati siapapun saat perayaan Imlek. 

Baik muda atau tua, bisa menikmati kue tersebut.

Kemudian mereka persiapkan katalog beserta foto-foto produknya.

Mereka foto sendiri, namun tetap terlihat bagus.

Di Amami Sweets, Almira dan Fifi mengemas dua kue tersebut bersama kartu ucapan Imlek di dalamnya.

Kemasan dalam bentuk hamper atau bingkisan yang isinya makanan itu dibuat spesial untuk Imlek.

“Satu paket berisi dua kue, satu kotak, kartu ucapan, dan tas kemasan hamper. Semuanya Rp 185 ribu,” ujar Almira, Senin (20/1/2025).

Bagi kedua perempuan berusia 27 tahun itu, hamper berisi kue baru pertama kali mereka buat.

Sebelumnya berisi varian berbeda.

Pun pada pilihan warnanya, Almira dan Fifi memilih warga emas dan gading atau ivory.

Berbeda dari kebiasaan perayaan Imlek yang biasanya identik dengan warna merah.

“Imlek biasanya merah, kami coba warna lain, tapi tetap berhubungan dengan tema Imlek,” ujar Almira yang merupakan lulusan pascasarjana teknik mesin tersebut. 

Bagi Almira dan Fifi, menyesuaikan kebutuhan pelanggan menjadi tantangan saat hendak membuat produk untuk perayaan Imlek.

Mereka menilai, ketika orang-orang merayakan Imlek, ada kegiatan berkumpul bersama di sebuah ruangan.

Makanan yang bisa dinikmati semua kalangan, baik tua ataupun muda di ruangan tersebut bisa seperti kue kacang atau kue keju.

Kue klasik yang sudah ada sejak dulu, namun tetap banyak digemari oleh banyak orang.

“Kalau mengikuti selera anak-anak muda seperti kami, kan kami cenderung ingin eksplor rasa-rasa. Biasanya yang seperti itu orang tua tidak terlalu suka,” katanya.

Memahami kondisi itu, Almira dan Fifi menyesuaikan diri. Produk yang dibuat harus bisa dinikmati semua kalangan.

“Yang datang ke sini justru banyak orang tua,” kata Almira.

Jika orang datang ke Amami Sweets, nuansa anak muda terasa sekali.

Tempat yang minimalis, warna yang meriah dan penataan perabot yang sederhana.

Identik dengan kegemaran anak muda. Namun nyatanya, Almira mengatakan banyak orangtua yang datang ke sana.

“Mayoritas yang pesan ke kami melalui pesanan daring, yang datang ke sini langsung biasanya orangtua,” kata Almira.

Bagi Fifi, hal itu menjadi wajar karena produk yang mereka buat memiliki kualitas rasa. Fifi mengatakan, ia dan Almira selalu memilih komposisi terbaik untuk kue-kue yang mereka buat.

“Misal untuk butter kami menggunakan wysman. Aromanya harum dan tidak ke mana-mana kalau dimakan,” kata Fifi.

Menurut Fifi, saat ini banyak pelanggan yang pesan untuk kebutuhan keluarga dan tempat kerja.

Biasanya, tempat kerja satu membeli untuk diberikan ke tempat kerja lainnya.

Intensitas yang dirasakan belum terasa tinggi saat ini.

Fifi menilai, perayaan Imlek saat ini berada dekat Natal dan tahun baru.

Masih banyak orang yang menahan pengeluaran pasca dua momen penting itu.

“Mungkin sepekan sebelum Imlek sudah mulai ramai. Biasanya seperti itu. Dulu saat Natal juga begitu. Awal Desember tidak begitu banyak, namun mendekati sepekan mau Natal langsung ramai,” kata Fifi yang merupakan lulusan pascasarjana tata kota dari Institut Teknologi Bandung itu.

Di Amami Sweets juga tersedia banyak pilihan kue.

Di waktu normal, bukan perayaan hari-hari besar, kue yang dijual antara lain kue sus. Kue-kue lainnya juga bisa pilih di tempat atau pemesanan melalui online. (Benni Indo)

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved