Selasa, 12 Mei 2026

Perampokan Emas di Surabaya

Perampok Seragam PDAM di Peneleh Surabaya Curi Emas Rp 5 M, Pak RT Beber Peran 4 Pelaku

Ketua RT 08, Fathur Rahman membeberkan peran 4 perampok seragam PDAM di Peneleh Surabaya yang mencuri emas senilai Rp 5 miliar, Rabu (22/1/2025).

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM/LUHUR PAMBUDI
Cucu korban perampkan emas Peneleh Surabaya, Rabu (22/1/2025). Kawanan perampok seragam PDAM Peneleh Surabaya curi emas Rp 5 miliar. 

Perampok Seragam PDAM di Peneleh Surabaya Curi Emas Senilai Rp 5 M, Pak RT Beber Peran Mereka

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Ketua RT 08, Fathur Rahman membeberkan peran 4 perampok seragam PDAM di Peneleh Surabaya yang mencuri emas senilai Rp 5 miliar, Rabu (22/1/2025) pagi.

Perampokan tersebut terjadi di rumah lansia pasangan suami istri di Jalan Achmad Jais, Peneleh, Genteng, Kota Surabaya.

Fathur menyebut 4 kawanan perampok itu memiliki peranan berbeda.

Ia mengatakan, satu pelaku tukang mengecoh pasutri dengan pura-pura menelpon seseorang.

Satu pelaku lain sebagai eksekutor masuk ke rumah korban. Satu pelaku memantau kondisi di luar rumah.

Satu pelaku lainnya berperan menjemput pelaku dengan mengendarai sepeda motor.

Fathur mengatakan sebenarnya rumah korban tidak masuk dalam kawasan RT-nya.

Namun, rumah korban dekat dengan rumahnya.

Ia mengatakan, setelah kawanan perampok itu pergi, korban berinisial HM (77) berlarian tergopoh-gopoh melaporkan kejadian tersebut kepada dirinya. 

Ia mengatakan HM panik selama menceritakan kejadian yang berlangsung begitu cepat hitungan menit. 

"Sempat curiga, bu HH tanya; kok bukan petugas biasanya. Tapi dijawab, pelaku; saya penggantinya. Langsung dipersilahkan masuk," ujar Fathur menirukan cerita HM saat ditemui SURYAMALANG.COM di rumahnya, pada Rabu (22/1/2025). 

Rumah korban perampokan di Jalan Achmad Jais, Kelurahan Peneleh, Genteng, Surabaya , Rabu (22/1/2025)
Rumah korban perampokan di Jalan Achmad Jais, Kelurahan Peneleh, Genteng, Surabaya , Rabu (22/1/2025) (SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi)

Fathur mengaku belum bisa memastikan jumlah pelaku komplotan perampok rumah korban. 

Namun, seingatnya, jumlah sekitar tiga orang.

Mereka membagi tugas selama beraksi. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved