SOSOK Fajar Alfian Bintang Bulu Tangkis Dulu Diremehkan Guru Kini Peringkat ke-4 Dunia Ganda Putra

Sosok Fajar Alfian bintang bulu tangkis 10 tahun lalu diremehkan guru kini peringkat ke-4 dunia ganda putra maju ke 16 besar Indonesia Masters 2025.

|
Instagram @fajaralfian95/TikTok @fajaralfian95
Fajar Alfian bintang bulu tangkis 10 tahun lalu diremehkan guru kini peringkat ke-4 dunia ganda putra maju ke 16 besar Indonesia Masters 2025. 

SURYAMALANG.COM, - Inilah sosok Fajar Alfian bintang bulu tangkis ganda putra Indonesia yang baru-baru ini lolos melaju ke 16 besar Indonesia Masters 2025

Bersama pasangannya, Muhammad Rian Ardianto, Fajar Alfian sukses menekuk ganda putra asal Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard pada Selasa (21/1/2025).

Indonesia Masters 2025 berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, dari tanggal 21 hingga 26 Januari 2025. 

Ajang tersebut merupakan turnamen ketiga dalam rangkaian seri Tur Dunia BWF 2025 dan termasuk dalam kategori turnamen BWF Kelas 2–Level 4 atau Super 500. 

Baca juga: 40 Peserta Bersaing Sengit Dalam Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Malang Kota Cup 2024

Turnamen ini diselenggarakan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia di bawah naungan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan merupakan edisi kelima belas Indonesia Masters, yang telah dihelat sejak tahun 2010.

Sebanyak lima kategori dipertandingkan pada Indonesia Masters 2025: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Di balik turnamen tersebut, sosok Fajar Alfian menjadi salah satu atlet yang disorot karena prestasinya bersama Rian Ardianto.

Saat ini, Fajar Alfian/Rian Ardianto menduduki ranking ke-4 dunia BWF ganda putra.

Peringkat ini didapatkan setelah mereka berhasil menjadi juara Kumamoto Masters 2024. 

Berikut adalah beberapa update ranking BWF Fajar/Rian:

Pada September 2024, Fajar/Rian berada di peringkat ke-6 dunia.  

Pada Maret 2024, Fajar/Rian berada di peringkat ke-7 dunia.  

Pada Oktober 2023, Fajar/Rian tergusur dari peringkat 1 dunia.  

Pada Desember 2022, Fajar/Rian naik ke peringkat 1 dunia. 

Fajar/Rian sempat menjadi juara All England 2024.

10 Tahun Lalu Diremehkan Guru

Di balik kesuksesannya itu, siapa sangka Fajar Alfian menyimpan kisah pernah diremehkan gurunya di sekolah.

Cerita tersebut pernah diungkap Fajar Alfian melalui akun TikTok-nya @fajaralfian95 pada (14/4/2024).

Dalam unggahan itu, Fajar Alfian mengunggah foto lamanya ketika masih memakai seragam SMA.

Lalu atlet kelahiran Bandung 7 Maret 1995 itu mencerita dulu guru di sekolahnya pernah menyepelekan kegemaran Fajar Alfian terhadap badminton.

Sang guru bahkan bertanya, mau jadi apa Fajar kelak jika setiap hari hanya berlatih bermain badminton saja.

'Guru: mau jadi apa kamu latihan badminton setiap hari, emang bisa menjamin masa depan?' tulis Fajar bercerita soal gurunya.

Namun pertanyaan guru itu dijawab oleh Fajar Alfian 10 tahun kemudian.

Baca juga: Nasib Jenazah Atlet Badminton China Zhang Zhi Jie Masih di Yogyakarta, Padahal Sudah Sebulan Lamanya

Fajar menunjukkan video ketika, pria 29 tahun ini membanggakan nama Indonesia sebagai atlet badminton asal Bandung.

Bahkan Fajar Alfian menjadi Atlet Badminton Indonesia yang dua kali berturut-turut menang di ajang All England.

All England merupakan pertandingan bulu tangkis bergengsi kelas internasional.

Prestasi yang diraih Fajar itu tentu bukan hal yang bisa diremehkan.

Fajar berhasil meraihnya berkat ketekunan berlatih badminton yang dulu pernah disepelekan oleh gurunya sendiri.

Dalam caption unggahannya, Fajar Alfian mengakui sempat dibuat kesal dengan ucapan gurunya yang merendahkan tersebut.

Namun kalimat dari gurunya itu justru dijadikan Fajar Alfian sebagai motivasi untuk membuktikan diri.

'Jujur dulu mungkin kesal dengan guru yang bilang seperti ini tapi kita mengambil positifnya bahwa omongan guru waktu SMA itu adalah motivasi saya buat berkembang sampai sekarang' jelasnya. 

'Saya pribadi belum puas mencapai titik sekarang dan mau terus berkembang untuk maju lagi tapi setidaknya keanggotaan seseorang gak hanya di bidang pendidikan saja' ungkapnya.

'Bisa juga dari olahraga, seni, atau pun yang lainnya dan mungkin untuk semua para guru harus tau akan hal itu' tulis Fajar dalam unggahannya.

Fajar Alfian pun terang-terangan bertanya kabar gurunya sekarang.

'Apa kabar bu?' tulis Fajar.

Sosok Fajar Alfian

Fajar Alfian merupakan spesialis ganda putra berasal dari PB SGS PLN Bandung yang kemudian masuk ke pusat pelatihan nasional PBSI sejak 2014.

Bersama pasangannya, Rian Ardianto, Fajar sukses meraih medali perak ganda putra di Pesta Olahraga Asia 2018.

Pada akhir 2022, Fajar bersama Rian berhasil menempati posisi nomor satu dunia di sektor ganda putra.

Indonesia Masters 2025 

Fajar/Rian melaju ke 16 besar Indonesia Masters 2025 setelah menaklukkan ganda putra asal Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard.

Dalam laga tersebut, Fajar/Rian harus berjuang tiga gim untuk meraih kemenangan. 

Duel berakhir dengan skor 13-21, 21-19, dan 21-11 untuk kemenangan ganda andalan Merah Putih.

Awalan bagus dibuat Fajar/Rian pada set pertama. 

Mereka bisa memimpin 3-0. Rentetan poin ganda putra Indonesia baru terhenti ketika pukulan Fajar Alfian melebar keluar. 

Skor berubah jadi 3-1. Setelah itu, ganda Denmark mendapatkan angin kebangkitan. Lundgaard/Vestegaard bisa balik memimpin 6-5.  

Pada masa interval, Fajar/Rian pun berada dalam posisi tertinggal 7-11. Kemudian, servis Fajar yang gagal membuat kedudukan menjadi 10-13 bagi Lundgaard/Vestergaard.

Baca juga: Kronologi Atlet Badminton China Meninggal Dunia Saat Tanding di Yogyakarta, Bernama Zhang Zhi Jie

Papan skor lantas menunjukkan angka 16-11 untuk pasangan Denmark yang menuai poin berkat sebuah servis apik.

Pukulan backhand Rian yang gagal membuat Lundgaard/Vestergaard sampai ke poin ke-17. Setelah itu, sebuah flick serve membuat duo asal Denmark mencapai game point.

Pukulan Fajar yang melebar akhirnya memastikan kemenangan Lundgaard/Vestegaard pada gim pertama.

Ganda Denmark menutup set pertama dengan kemenangan 21-13. Set kedua berjalan lebih sengit.

Beberapa kali kedudukan sama kuat, mulai dari 2-2, 3-3, 8-8, 9-9, 10-10, 11-11, 13-13, 14-14, dan 15-15.

Flick serve pasangan Denmark kembali membuat repot Fajar/Rian. Pasangan Indonesia tertinggal 15-16.

Fajar/Rian kemudian sempat menyetarakan skor lagi jadi 17-17.

Pengembalian pasangan Denmark yang keluar membuat ganda yang biasa disapa Fajri balik memimpin 18-17.

Gim kedua dimenangi pasangan Indonesia dengan skor 21-19 setelah pengembalian Vestergaard melebar.

Sergapan cepat Fajar membuka poin bagi pasangan Indonesia pada gim ketiga. Pukulan Rian menjadikan skor jadi 3-0.

Keran poin terus mengalir bagi ganda Merah Putih berkat sebuah penempatan bola apik dari Fajar.

Pada kedudukan 4-0 itu, Mads Vestergaard sempat mendapatkan kartu kuning usai melakukan protes terhadap umpire.

Fajar/Rian masih memimpin 11-8 pada masa jeda gim ketiga.

Ganda Indonesia lalu unggul empat angka 14-10 usai pukulan Vestergaard menyangkut di net.

Gim ketiga akhirnya dibungkus oleh Fajar/Rian dengan kemenangan 21-11.

Tiket 16 besar Indonesia Masters 2025 pun diamankan oleh Fajri. 

Dalam laga 16 besar Indonesia Masters 2025, Fajar/Rian akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Low Hang Yee/NG Eng Cheong.

Mengutip sebagian Kompas.com/Tribuntrends.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved