Minggu, 3 Mei 2026

Viral Aspal Jalan di Kecamatan Kendal Terkelupas Akibat Banjir, Begini Respons Pemkab Ngawi

Pemkab Ngawi berjanji bakal mengevaluasi secara menyeluruh metode pengaspalan, guna memastikan ketahanan pada jalan.

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Eko Darmoko
IST
Aspal Jalan Raya Dusun Getas, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi rusak akibat tergenang banjir, Senin sore (20/1/2025). 

SURYAMALANG.COM, NGAWI - Kabar beredarnya aspal yang terkelupas di Jalan Raya Dusun Getas, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, akibat terendam banjir, Senin sore (20/1/2025) akhirnya sampai di telinga Pemkab Ngawi.

Pemkab Ngawi berjanji bakal mengevaluasi secara menyeluruh metode pengaspalan, guna memastikan ketahanan pada jalan.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono mengatakan, aspal yang mengelupas hingga videonya viral tersebut dibangun di atas rigid beton.

“Kerusakan jalan dampak banjir,tentu menjadi perhatian serius bagi kami."

"Maka dari itu kami akan evaluasi secara menyeluruh pekerjaan konstruksi, terutama pengaspalan jalan di atas Rigid Beton,” ujar Ony Anwar Harsono kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (23/1/2025).

Mas Ony, sapaan lekatnya, memaparkan, penggunaan material dan teknik pengaspalan di atas Rigid Beton, berbeda dengan pengaspalan jalan pondasi batu atau lainnya.

“Penggunaannya haru sesuai kebutuhan untuk memastikan ketahanan jalan, khususnya di wilayah yang kerap terdampak luapan air,” paparnya.

Ony juga mengungkapkan, dalam beberapa kasus, penanganan terhadap aspal di atas Rigid Beton tidak sesuai standar karena beberapa faktor.

“Mulai dari penggunaan perekat yang kurang tepat, lalu faktor lain yang memperparah kerusakan aspal jalan seperti derasnya luapan air, karena drainase yang tersumbat. Walhasil, genangan air turut melemahkan daya rekat aspal pada beton,” ungkapnya.

Pria yang terpilih kembali sebagai Bupati Ngawi 2 Periode tersebut menegaskan, evaluasi antara lain kajian teknikal, peningkatan perekat aspal dan penggunaan material yang sesuai, koordinasi dengan rekanan, serta perbaikan drainase.

“Pastinya akan kami evaluasi semuanya,” tandas Ony.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngawi, Rachmat Fitrianto, menerangkan, aspal yang mengelupas tersebut memiliki panjang kurang lebih 10 Kilometer, dengan anggaran lebih dari Rp 7 miliar.

“Aspal tersebut berada di ruas Jalan Raya Kendal - Jogorogo. Banjir di jalan itu membuat aspal mengelupas lantaran dipicu adanya penyumbatan pada drainase,” terangnya.

“Saat dicek di lokasi, kami menemukan pipa lama yang menjadi pemicu tersumbatnya drainase. Saat ini sudah dilakukan penanganan,” tuntas Rachmat

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved