Imlek 2025

Perayaan Imlek di Wihara Ariya Maitreya, Kapolres Bondowoso Gelorakan Harmonisasi dan Toleransi

Rangkaian ibadah sembahyang di Wihara Ariya Maitreya dilakukan sebanyak tiga kali dengan dipimpin oleh Pendeta Juni Hermini.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sinca Ari Pangistu
Imlek di Wihara Ariya Maitreya :Warga Tionghoa Bondowoso saat menjalakan sembahyang tahun baru Imlek 2025 di Wihara Ariya Maitreya dengan mengenakan jubah putih pada (28/1/2025) malam 

SURYAMALANG.COM, BONDOWOSO  - Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono meninjau perayaan tahun baru Imlek di Wihara Ariya Maitreya di Kelurahan Blindungan pada Selasa (28/1/2025) malam.

Bersama jajarannya, Kapolres Harto yang baru dua minggu menjabat di Bondowoso itu memantau segala kesiapan pelaksanaan ibadah.

Tak hanya itu, dirinya bahkan menerjunkan puluhan personel Polri yang berjaga sejak sore  hingga tuntas pelaksanaan sembahyang.

Pantauan TribunJatimTimur.com (Grup SURYAMALANG.COM) , Kapolres Harto Agung Cahyono juga berbincang dengan sejumlah jamaah.

Ia mengatakan, di Bondowoso ini ada satu wihara yang cukup ramai jemaahnya.

Untuk itulah, agar jemaah bisa melaksanakan ibadah dengan lancar dan aman.

Pihaknya berjaga tak hanya jalur lalu lintas di sekitar wihara. Namun juga, ikut menjaga di beberapa titik Wihara dari segala hal kemungkinan.

"Kurang lebih 30 orang mengawal sampai kegiatan selesai," ujarnya.

Pria asal Pamekasan ini menghimbau agar masyarakat di Bondowoso meningkatkan toleransi beragama.

"Bondowoso adalah satu tempat yang harmonis sekali. Dan sangat toleransi, agar tetap menjaga keamanan ibadah yang ada di Bondowoso," ujarnya.

Sementara  itu, Ketua Wihara Ariya Maitreya, Tanti Yuliawati, menjelaskan rangkaian ibadah sembahyang dilakukan sebanyak tiga kali dengan dipimpin oleh Pendeta Juni Hermini.

Ibadah sembahyang pertama dan ke dua dilakukan untuk mengantar tahun lama, dan menyambut tahun baru.

Kemudian, ibadah berikutnya dilakukan untuk Minokfuk pada Buddha Maitreya.

"Biasanya tiga kali sembahyang, ritualnya tiga kali," jelasnya pada TribunJatimTimur.com pada Selasa (28/1/2025).

Dalam tahun baru Imlek 2025 ini yang jatuh di bawah pengaruh shio ular kayu, kata Tanti, keluarga Tionghoa di Bondowoso berdoa agar kesehatan, hidup damai, dan keluarga bersatu.

"Jadi semua agama berbeda-beda tapi tetap satu jua," pungkasnya.

(Sinca Ari Pangistu/TribunJatimTimur.com)

Caption foto : Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono saat berbincang dengan para jemaah di Wihara sesaat sebelum pelaksanaan ibadah sembahyang perayaan Imlek tahun 2025 (Foto : Sinca Ari Pangistu)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved