LIPSUS Jual Beli Mobil Bekas Malang Raya
Testimoni Beli Mobil Bekas di Kota Malang, Tarinta Pilih Cek Langsung Kendaraan
Tarinta bisa melihat kondisi kendaraan, sebelum memutuskan untuk membeli kendaran tersebut.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Beli kendaraan bekas kadang menimbulkan pertanyaan terkait kualitas barangnya. Banyak calon pembeli yang takut menjadi korban penipuan penjualan kendaraan bekas.
Datang langsung dan melihat barangnya bisa menjadi cara untuk mengurangi kekhawatiran tersebut. Seperti yang dilakukan Tarinta.
Wanita asal Kota Malang ini memiliki mobil Fortuner bekas ke showroom. Tarinta bisa melihat kondisi kendaraan, sebelum memutuskan untuk membeli kendaran tersebut.
"Saya tidak sampai kena tipu. Kalau membeli mobil kan tidak bisa dilihat dari foto saja. Harus cek fisik dan mesinnya dulu," kata Tarinta kepada SURYAMALANG.COM, Senin (3/2).
Saat mengecek mobil, Tarinta juga mengajak seseorang yang mengetahui mesin mobil. Tarinta pun tidak tergesa-gesa memilih barang. Setelah mendengar keterangan penjual, Tarinta juga tidak sungkan untuk bertanya kekurangan kendaraan tersebut.
"Kadang keterangan yang ditulis kan tidak sesuai dengan kondisi mobil, misalnya pajak mati sekian tahun, ada bekas goresan, atau lainnya. Itu kan bisa memengaruhi harga. Kalau harganya bisa ditawar, kan bisa untuk biaya pajak atau servis," tambahnya.
Tarinta membeli mobil Fortuner keluaran tahun 2011 pada Juli 2024. Sampai sekarang mobil tersebut tidak ada kendala berarti.
"Kebetulan saya mau bayar pajak. Administrasinya mudah karena bisa lewat aplikasi atau langsung ke Samsat," ujarnya.
Hendra Saputra juga melakukan hal serupa saat membeli mobil. Saat itu Hendra menyewa tukang inspeksi profesional untuk memastikan kualitas mobil yang akan dibelinya.
"Minimal tidak ada kendala berarti pada di mesin. Daripada mesin rusak-rusakan, malah biayanya tambah banyak nanti," kata Hendra.
Sebelum membeli mobil, Hendra sudah membaca keterangan kondisi mobil yang disampaikan penjual. Namun Hendra tidak mau percaya begitu saja. Makanya Hendra datang langsung dan mengcek kondisi mobil.
"Sebenarnya penjual sudah memberi keterangan kondisi mobil dengan jelas. Saya belum pernah beli mobil bekas secara kredit. Saya membeli mobil dengan tunai," ujar Hendra.
Hendra membeli kendaraan untuk mobilitas kerja dan kebutuhan keluarga. Hendra tidak memikirkan momen-momen tertentu, seperti Ramadan maupun Lebaran.
"Saya tidak memikirkan momen itu. Ketika saya sudah ada dana, saya langsung beli mobil," paparnya.
| Cara Pembayaran Beli Kendaraan Bekas di Malang Raya, Bayar Tunai Lebih Untung |
|
|---|
| Bisnis Jual-Beli Kendaraan Bekas di Malang, Motor Matic Jadi Idola |
|
|---|
| Tips Beli Mobil Bekas di Malang Raya, Buat Perjanjian Tertulis dengan Penjual |
|
|---|
| Ungkap Modus Penipuan Jual-Beli Kendaraan Bekas, Video Auto 99 Mobil Ditonton 1,8 Juta Kali |
|
|---|
| Paguyuban Pedagang Otomotif , PPOT Kota Batu Berikan Pencerahan Sebelum Beli Mobil Bekas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/perawatan-mobil-di-showroom-mobil-second-auto99mobil-Kota-Malang-Jumat-3112025.jpg)