Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Stadion Brawijaya Kediri

UPDATE Perbaikan Stadion Brawijaya Kediri, Fokus pada Kondisi Lapangan dan Drainase

Manajemen Persik Kediri menargetkan pekerjaan meningkatkan kualitas lapangan serta memperbaiki sistem drainase stadion ini rampung pada 12 Februari

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Luthfi Husnika
PERBAIKAN STADION - Kondisi Stadion Brawijaya Kota Kediri , Senin (10/2/2025) sedang dalam proses perbaikan usai mendapatkan teguran dari PT LIB beberapa waktu lalu 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Perbaikan Stadion Brawijaya Kota Kediri terus berlangsung dan memasuki hari keempat sejak dimulai pada Kamis (6/2/2025) lalu.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lapangan serta memperbaiki sistem drainase agar stadion semakin layak sebagai venue pertandingan Liga 1.  

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, mengungkapkan bahwa perbaikan lapangan dikerjakan oleh PT Lestarindo.

Pihaknya berharap proses ini bisa selesai tepat waktu agar stadion siap digunakan untuk pertandingan selanjutnya. 

"Untuk perbaikan lapangan ini, Persik Kediri mempercayakan pengerjaannya kepada PT Lestarindo. Kami menargetkan pekerjaan ini rampung pada 12 Februari mendatang," kata Tri Widodo, Senin (10/2/2025).

Proses pembenahan dimulai dengan pemupukan rumput guna meningkatkan kualitas lapangan.

Selanjutnya, dilakukan teknik top dressing, yakni pelapisan pasir untuk memastikan permukaan lapangan lebih rata dan nyaman bagi para pemain.  

"Selama empat hari ini, kami sudah melakukan pemupukan rumput dan tahap top dressing. Langkah ini penting agar lapangan lebih rata dan sesuai standar yang diharapkan," tambah Tri Widodo.  

Selain lapangan, sistem drainase stadion juga menjadi perhatian utama.

Perbaikan saluran air ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri, dengan fokus pada pembersihan gorong-gorong dan pemasangan pipa tambahan untuk memperlancar aliran air.  

Ahli Muda Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Kediri, Sunarto, mengungkapkan bahwa saat gorong-gorong dibuka, ditemukan endapan lumpur yang menghambat aliran air.

"Setelah kami periksa, banyak lumpur yang mengendap di dalam saluran air. Kami sudah membersihkan dan mengangkat sedimen tersebut agar aliran air lebih lancar," jelasnya.  

Selain lumpur, ditemukan juga kerusakan pada bis beton di dalam saluran air. 

"Beberapa bis beton mengalami kerusakan parah, sehingga air tidak bisa mengalir dengan baik. Kami sudah menggantinya dengan tambahan pipa paralon yang dilapisi cor agar lebih kuat," tambah Sunarto.  

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sempat memberikan peringatan kepada Persik Kediri mengenai kondisi Stadion Brawijaya.

Peringatan ini muncul setelah lapangan tergenang air saat pertandingan melawan PS Sleman pada pekan ke-19 Liga 1.

Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan Stadion Brawijaya bisa lebih siap untuk pertandingan mendatang.  

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved