Kamis, 14 Mei 2026

Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Jepang, STIE Malangkucecwara Kirim 4 Mahasiswa untuk Magang

Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Jepang, STIE Malangkucecwara Kirim 4 Mahasiswa untuk Magang

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
MALANG DAN JEPANG - STIE Malangkucecwara saat menerima kunjungan Nishitami Co.LTD yang merupakan perusahaan manufaktur di bidang suku cadang otomotif dari Jepang, Kamis (27/2/2025). Dalam pertemuan ini, keduanya membahas tentang kerjasama, melalui program magang mahasiswa ke Jepang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara bakal mengirim empat mahasiswa ke Jepang untuk magang.

Pengiriman mahasiswa ke Jepang ini setelah mereka melakukan kerjasama dengan Nishitami Co. LTD yang merupakan perusahaan manufaktur di bidang suku cadang otomotif dari negeri Sakura.

STIE Malangkucecwara juga mendapatkan kunjungan langsung dari Direktur Nishitami Co. LTD, Nishitami Haruki pada Kamis (27/2/2025).

Kedatangannya ini ialah untuk melihat langsung apa yang ada di dalam kampus.

Serta melakukan interview langsung kepada para mahasiswa.

"Saya ingin menyamakan pemikiran kami dengan kampus ini."

"Karena kami sudah melakukan kerjasama, kami melihat banyak perusahaan yang bekerja sama di sini, terutama bagi mahasiswa yang ingin menantang diri dan mengembangkan mental yang kuat," kata Nishitami.

Mahasiswa STIE Malang Kucecwara yang magang ke Jepang ini diperuntukkan untuk prodi Akuntansi dan Manajemen Bisnis.

Mereka akan magang selama satu tahun, dengan perhitungan dua semester masa kuliah.

Mahasiswa ini juga dituntut untuk memiliki kemampuan bahasa Jepang setidaknya N4 atau N3.

"Tentu saja kami berharap ada umpan balik dari program kerjasama ini, terutama untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa di dunia kerja," kata Ketua STIE Malangkucecwara, Drs Bunyamin MM PhD.

Tak hanya itu, Bunyamin merasa kunjungan dari perusahaan Jepang ini cukup istimewa.

Karena biasanya pihak perusahaan hanya mengirimkan manajer untuk menjalin komunikasi dengan institusi pendidikan.

"Kami ingin memahami apa yang diharapkan oleh institusi dan mahasiswa, agar persiapan bisa lebih matang dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan," ujarnya.

Menurutnya, tidak ada kesenjangan antara mahasiswa dan dunia kerja.

Asalkan mereka memiliki CV yang baik serta keterampilan teknis dan soft skill yang memadai.

Selain itu, persiapan diri yang matang akan mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus.

"Intinya itu soft skill harus dikuatkan untuk dapat mengubah diri mereka (mahasiswa)."

"Mereka harus siap dan mau menantang diri mereka sendiri," tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved