Rabu, 8 April 2026

Ramadan 2025

Dzahaba Dzoma'u Wabtallatil Doa Buka Puasa yang Dibaca Rasulullah SAW, Latin dan Arab

Dzahaba Dzoma'u Wabtallatil doa buka puasa yang dibaca Rasulullah SAW, latin dan Arab, lengkap dengan riwayat hadis serta sunah Nabi saat berbuka.

Canva.com
DOA RAMADHAN 2025 - Ilustrasi wanita berhijab sedang membaca Al-Qur'an dengan khusyuk menggambarkan ibadah di bulan Ramadhan 2025 untuk artikel Dzahaba Dzoma'u Wabtallatil doa buka puasa yang dibaca Rasulullah SAW bisa diikuti oleh umat muslim dibuat dengan canva.com, Senin (3/3/25). 

SURYAMALANG.COM, - Berikut Dzahaba Dzoma'u Wabtallatil doa buka puasa yang dibaca Rasulullah SAW bisa diikuti oleh umat muslim yang kini sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2025/1446 H. 

Berikut doa Dzahaba yang diriwayatkan dalam hadis [HR. Abu Dawud].

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

"Dzahabadh dzoma'u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah"

Artinya, "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insyaallah."

Riwayat dalam hadis disebutkan tentang kebiasaan Rasulullah SAW membaca doa Dzahaba:

Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Apabila Rasulullah saw berbuka, beliau berdoa: Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah [Hilanglah rasa haus dan basahlah uraturat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala]” [HR. Abu Dawud].

Ajaran Rasulullah saat Berbuka

Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan umatnya untuk menghindari kelebihan saat berbuka puasa atau iftar.

Dalam beberapa riwayat disebutkan beliau hanya makan tiga buah kurma saat berbuka. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan umat memiliki energi yang cukup untuk melaksanakan ibadah malam tanpa berlebihan.

"Tiada tempat terburuk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk napasnya." (HR Tirmidzi).

Sunnah rasul lainnya saat berbuka puasa adalah memakan makanan manis.

Tak hanya itu, menyegerakan berbuka puasa ketika sudah mendengar azan magrib juga bagian dari sunah sehingga apabila melakukannya bisa menjadi pahala untuk kita. 

Berikut lima sunah Nabi Muhammad SAW perihal buka puasa:

1. Menyegerakan berbuka

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved