Senin, 1 Juni 2026

ABG Hajar Satpam Rumah Sakit Ternyata Anak Anggota Ormas di Bekasi, Tak Minta Maaf Malah Mengancam

Identitas ABG hajar satpam rumah sakit ternyata anak anggota ormas di Bekasi, orang tua tak minta maaf malah mengancam korban.

Tayang: | Diperbarui:
DOK. Istimewa via kompas.com
SATPAM RS DIANIAYA - Seorang petugas keamanan Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi berinisial S dan pelaku penganiayaan (lingkaran merah) marah tunjuk-tunjuk satpam pada Sabtu (29/3/2025) pukul 22.00 WIB. Tidak terima ditegur gara-gara parkir sembarangan menghalangi jalur ambulans. Terungkap orang tuanya anggota ormas di Bekasi, alih-alih minta maaf malah mengancam. 

SURYAMALANG.COM, - Identitas orang tua AF yang hajar satpam rumah sakit Mitra Keluarga Bekasi belakangan terungkap.

AF yang disebut masih ABG itu ternyata anak anggota ormas di Bekasi.

Alih-alih minta maaf atas perbuatannya, orang tua AF justru mengancam korban agar tidak bisa bekerja lagi. 

Penganiayaan terhadap satpam rumah sakit berinisial S terjadi pada Sabtu (29/3/2025) lalu. 

Baca juga: Curhat Istri Satpam Rumah Sakit Bekasi Suami Kritis Dianiaya ABG, 5 Tahun Tunggu Libur Lebaran Pupus

Akibat perbuatan pelaku, S mengalami kejang-kejang sehingga harus mendapatkan perawatan di ICU.

Meski sudah 4 hari berlalu pihak keluarga pelaku tidak menunjukkan rasa penyesalan sama sekali.

“Setelah empat hari berlalu, keluarga pelaku sama sekali tidak menunjukkan penyesalan atau meminta maaf,” ujar Stein Siahaan yang merupakan kuasa hukum korban mengutip TribunJakarta.com (grup suryamalang).

Hal senada turut disampaikan istri S, RI (30).

Baca juga: Sosok ABG Aniaya Satpam Rumah Sakit Sampai Kritis, Ngamuk Ditegur Parkir Mobil Halangi Ambulans

Di media sosial TikToknya, RI mencurahkan isi hatinya terkait musibah yang menimpa sang suami.

RI mengunggah video saat suaminya terbaring tidak sadarkan diri menggunakan selang oksigen di atas ranjang ICU.

Lalu RI bercerita hingga saat ini belum ada permintaan maaf dari keluarga pelaku.

Sebaliknya, RI justru mendapat intimidasi serta ancaman dari orang tua AF yang merupakan anggota ormas.

'Sudah di ICU tapi keluarga pelaku sama sekali tidak meminta maaf, orang tuanya malah bilang akan mengambil kartu ijin anggota agar tidak bisa bekerja lagi' tulis RI.

'Bahkan mau mengumpulkan semua @FBR di kota bekasi akan saya spil tipis tipis biarkan kalian tahu bagaimana masyarakat Indonesia ku Bersatu,' lanjutnya.

Kronologi Penganiayaan

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved