Kementerian PU Lakukan Survei, Pastikan Gedung Poltekom Malang Layak Jadi Sekolah Rakyat

Mohammad Zainal Fatah, melakukan survei mengecek gedung eks Politeknik Kota Malang (Poltekom) yang terletak di Jalan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
LAKUKAN SURVEI - Tim dari Kementerian PU saat melakukan survei ke gedung eks Politeknik Kota Malang (Poltekom) di Jalan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Minggu (4/5/2025). Hasil dari survei tersebut, bangunan gedung eks Poltekom layak difungsikan sebagai Sekolah Rakyat. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Mohammad Zainal Fatah, melakukan survei mengecek gedung eks Politeknik Kota Malang (Poltekom) yang terletak di Jalan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (4/5/2025).

Tujuan dilakukannya survei, yaitu untuk memastikan kelayakan bangunan tersebut yang akan difungsikan sebagai Sekolah Rakyat.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat adalah program gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tak mampu.

Nantinya, sekolah ini dikonsep menyerupai sekolah asrama atau boarding school.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Mohammad Zainal Fatah mengatakan sesuai dengan perintah Presiden, bahwa Kementerian Sosial sebagai penanggung jawab berkoordinasi dengan Kementerian PU membangun Sekolah Rakyat.

"Untuk lokasi ditentukan Kementerian Sosial, dan Kementerian PU lewat  Dirjen Prasarana Strategis bertugas membangun satu komplek Sekolah Rakyat mulai SD, SMP, SMA, asrama termasuk infrastruktur olahraga seperti lapangan."

"Untuk desainnya sudah ada, tetapi perintah Presiden enggak perlu menunggu sampai selesai dibangun," jelasnya kepada SURYAMALANG.COM.

Oleh karenanya agar program Sekolah Rakyat tetap berjalan, maka memanfaatkan sementara bangunan yang sudah ada. Dan hasil dari survei tersebut, tim Kementerian PU memastikan bahwa gedung eks Poltekom dinyatakan layak difungsikan sebagai Sekolah Rakyat.

"Seperti di sini, memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Ini kan sudah siap, tinggal renovasi sedikit sehingga di tahun ajaran Juli 2025 ini sudah bisa menerima anak didik," tambahnya.

Zainal mengungkapkan, renovasi yang dimaksud yaitu pada pembenahan area kamar mandi. Dan renovasi tersebut akan dikerjakan secepatnya mulai Mei ini hingga Juni 2025 mendatang.

"Desain kamar mandinya belum mendukung untuk boarding school. Nantinya, akan dimodifikasi dibuat lebih besar," terangnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa Sekolah Rakyat di Poltekom Malang sementara hanya untuk pendidikan tingkat SD dan SMP dengan masing-masing memiliki dua kelas.

"Untuk ruang kelasnya, dipilih berada di bagian bawah. Dan menurut kami, ini sudah sangat cukup mendukung," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso juga menjelaskan hal yang sama.

"Untuk Sekolah Rakyat di gedung Poltekom, masih untuk SD dan SMP. Nantinya ada empat kelas yang berarti ada 4 rombongan belajar, dengan satu kelas diisi 25 murid sehingga totalnya ada 100 murid," jelasnya.

Erik juga menambahkan, bahwa anak didik untuk Sekolah Rakyat tersebut masih dalam tahap verifikasi.

"Kini, verifikasi masih berlangsung. Yang masuk kriterianya itu, keluarga harapan yang ada di Desil 1 dan 2," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved