Arema FC Vs Semen Padang

Jadwal Laga Pamungkas Arema FC Vs Semen Padang jadi Pertanyaan, Faktor Manajemen, Izin dan Komdis

GM Arema FC menyoroti berbagai aspek penyelenggaraan pertandingan dan mempertimbangkan untuk tidak bermain di Stadion Kanjuruhan dalam waktu dekat.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
AREMANIA DI TRIBUNE - Suporter tim sepakbola Arema FC, Aremania memberikan dukungan di tribune stadion Kanjuruhan saat laga Pekan 32 Liga 1 Arema FC melawan Persik Kediri, Minggu (11/5/2025). Aremania terancam tak bisa memberi dukungan di stadion Kanjuruhan kembali pasca insiden pelemparan pada bus Persik Kediri 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Jadwal pertandingan terakhir Arema FC di Liga 1 2024/2025 pada 24 Mei mendatang memunculkan tanda tanya.

Sesuai jadwal Liga Indonesia, Laga pamungkas Arema FC Vs Semen Padang di Pekan 34 Liga 1 itu akan dilangsungkan di stadion Kanjuruhan Malang.

Tapi dengan adanya peristiwa penyerangan bus tim Persik Kediri pasca Laga Pekan 32 pada Minggu (11/5/2025), jadwal, atau setidaknya venue pertandingan Arema FC menjamu Semen Padang berpeluang pindah.

Kemungkinan itu tak lepas dari pernyataan General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, yang mengaku pihaknya akan berfikir ulang untuk menggelar laga kandang kembali di stadion Kanjuruhan.

Dia juga menyoroti berbagai aspek penyelenggaraan pertandingan dan mempertimbangkan untuk tidak bermain di Stadion Kanjuruhan dalam waktu dekat.

"Kami kecewa dengan beberapa stakeholders pertandingan kemarin," ujar Inal Senin (12/5/2025). 

Kekecewaan pada pihak-pihak terkait dalam penyelenggaraan pertadingan Arema FC di stadion Kanjuruhan Malang yang kecolongan hingga terjadinya peristiwa pelemparan batu pada bus tim Persik itu yang membuat pihak manajemen Singo Edan berfikir ulang.

Inal juga menyoroti pihak keamanan terkait standar pengamanan pertandingan. 

Dia meminta pihak keamanan untuk melakukan evaluasi.

Sebab, kejadian pelemparan bus tim tersebut berada di area luar Stadion Kanjuruhan yang menjadi konsen pihak keamanan.

"Pihak keamanan mohon lakukan evaluasi, tuntutan kesempurnaan dari sisi mereka yang akhirnya semua dibebankan ke Arema FC,"

"Laga kemarin itu level Renpam high risk match, dan Arema FC sudah penuhi semuanya,"

"Kami prihatin kejadian pelemparan bus Persik terjadi di area zona 4 di luar area stadion yang menjadi konsen pihak keamanan," bebernya.

"Kami terasa sudah berdarah darah, sekuat daya dan upaya kami lakukan, namun hasilnya seakan-akan kita tidak dihormati di sini," Ungkapnya.

Inal juga menyinggung hilangnya dukungan suporter selama tiga tahun terakhir dan ekspektasi tinggi yang diterima tim saat kembali bermain di Malang

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved