Sekolah Rakyat Malang Raya
Kota Malang Segera Buka Rekrutmen Guru Mengajar di Sekolah Rakyat
Pemkot Malang segera membuka pendaftaran guru yang ditempatkan mengajar di Sekolah Rakyat.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang segera membuka pendaftaran guru yang ditempatkan mengajar di Sekolah Rakyat.
Keputusan kebutuhan guru ini dilakukan setelah rapat bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana mengatakan, dirinya telah mengikuti rapat teknis mengenai rencana rekrutmen guru tersebut.
Per hari ini, Rabu (14/3/2025), ia mengatakan telah rapat dengan Kemensos RI perihal kebutuhan guru tersebut.
"Hari ini rapat melalui dalam jaringan membahas rekrutmen guru," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (14/5/2025).
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat di Kota Malang setidaknya membutuhkan 5 sampai 10 guru SD.
Kemudian 10 guru untuk SMP dan SMA. Kebutuhan guru itu dari perekrutan baru, bukan guru dari sekolah yang sudah mengajar sekarang.
"Harapan kami, merekrut guru baru. Soalnya bila menggunakan guru yang sudah ada, kondisi kami justru kekurangan guru," katanya.
Ia menegaskan seluruh anggaran operasional Sekolah Rakyat termasuk menggaji guru dari Kementerian Sosial.
Nantinya, Sekolah Rakyat ini berada di bekas gedung Poltekom Kota Malang. Setiap kelas berisi 50 siswa, dan dibuka saat tahun ajaran baru ini.
Seorang anak yang akan mengikuti program Sekolah Rakyat jenjang SMP mengaku sudah tidak sabar bertemu guru baru.
Anak itu bernama Wisnu Galih Wahyu Prasetyo yang berusia 12. Di temui di rumahnya di Kecamatan Sukun, Wisnu mengatakan dirinya juga tidak sabar bertemu teman baru di Sekolah Rakyat nanti.
"Semoga guru-gurunya juga baik," harapnya.
Wisnu bercerita kalau dia juga sangat tertarik untuk tinggal di asrama.
Ia tertantang untuk hidup mandiri di asrama. Keinginannya semakin kuat karena menurutnya akan ada banyak teman yang ia kenal di asrama nanti.
"Saya senang tinggal di asraman nanti. Pasti akan banyak teman," ujarnya.
Wisnu sedang belajar untuk mencuci piring dan baju. Ia juga belajar setrika baju.
Dengan percaya diri, ia mengatakan kalau dirinya ahli masak. Hal itu membuat orangtuanya tidak cukup khawatir anaknya akan makan apa nanti di asrama.
| Fasilitas Olahraga Jadi Kendala Sekolah Rakyat di Kota Malang |
|
|---|
| Potret Siswa Sekolah Rakyat Kota Malang Mengaku Betah Tinggal di Asrama |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Malang Usulkan Penambahan Titik Sekolah Rakyat Jika Kebutuhan Terus Meningkat |
|
|---|
| Tak Betah Tinggal di Asrama, Siswa Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Siswa Sekolah Rakyat Dapat Fasilitas Lengkap, Setiap Hari Bangun Pukul 04.00 WIB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/PAUD-Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kota-Malang-Suwarjana.jpg)