Berita Arema Hari Ini

Masalah Bertubi Skuat Arema FC, Usai Pelemparan Batu ke Bus Kini Manajer Jadi Tersangka Rokok Ilegal

Usai kasus pelemparan batu ke bus Persik Kediri, kini muncul masalah baru di Arema FC. Manajer Arema FC jadi tersangka kasus rokok ilegal.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram @aremafcofficial @wiebie_andriyas76
MASALAH - Potret manajer Arema FC, Wiebie Andriyas (KANAN). Selain soal Pelemparan Bus, Arema FC Hadapi Masalah Manajer Tim Jadi Tersangka Kasus Rokok Ilegal 

Inal meyakini bahwa situasi ini tidak akan mengganggu kinerja tim Singo Edan secara keseluruhan. 

Apalagi Arema FC masih menyisakan dua pertandingan lagi sebelum menutup kompetisi Liga 1 musim ini.

"Untuk saat ini semangat dan fokus tim Arema FC akan masih terjaga dalam mengarungi sisa kompetisi,"

"Kami mohon dukungan dan doa dari semua pihak agar segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik," tandasnya.

Pelaku Pelemparan Batu Bus Persik Pasca Lawan Arema FC Diduga Masih Anak Kecil

Kasus pelemparan batu ke bus Persik Kediri pasca bertandang melawan Arema FC di pekan ke-32 Liga 1 2024 lalu diduga sudah menemukan pelakunya.

Persik Kediri sempat bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Minggu (11/5) sore pukul 15.30 WIB.

Pada laga tersebut, Persik Kediri berhasil menang 3-0 atas Arema FC.

PECAH: Kondisi bus yang ditumpangi tim Persik Kediri usai dilempar batu pascapertadingan melawan Arema FC, kemarin Minggu (11/5/2025). Polisi periksa tiga orang saksi untuk menemukan oknum pelempar batu.
PECAH: Kondisi bus yang ditumpangi tim Persik Kediri usai dilempar batu pascapertadingan melawan Arema FC, kemarin Minggu (11/5/2025). Polisi periksa tiga orang saksi untuk menemukan oknum pelempar batu. (SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA)

Namun, Persik Kediri sempat mendapat lemparan batu yang mengarah ke bus Macan Putih dan memecahkan kaca yang membuat staf kepelatihan Macan Putih jadi korban.

Beberapa elemen suporter pun menyayangkan insiden yang menimpa Persik Kediri, terlebih kejadian tersebut berlangsung saat Stadion Kanjuruhan perdana digunakan pasca tragedi pada 2022 silam.

Melansir dari BolaSport.com pada Jumat (16/5), diduga oknum pelemparan batu kepada Persik Kediri tersebut adalah anak di bawah umur.

Direktur Utama PT LIB, yakni Ferry Paulus mengaku telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mencari pelaku.

"Untuk oknum pelakunya masih dicari pihak kepolisian."

 "Sekilas dari rekaman CCTV itu masih anak kecil tapi belum bisa diidentifikasi."

"Kepolisian masih terus mengejarnya," ujar Dirut PT LIB Ferry Paulus.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved