Senin, 27 April 2026

Gudang Daur Ulang Oli Bekas di Mojokerto Ludes Terbakar

Bangunan gudang produksi daur ulang oli bekas di Desa Pagerluyung, Gedeg, Kabupaten Mojokerto ludes terbakar

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Eko Darmoko
BPBD
KEBAKARAN - Petugas Damkar saat berupaya memadamkan api yang membakar bangunan gudang, tempat pengolahan daur ulang oli bekas, di Desa Pagerluyung, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/5/2025) malam. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Bangunan gudang produksi daur ulang oli bekas di Desa Pagerluyung, Gedeg, Kabupaten Mojokerto ludes terbakar.

Kebakaran dipicu api dari tungku pengolahan daur ulang oli bekas, yang merembet hingga membakar bangunan gedung tersebut.

"Penyebab kebakaran dari percikan oli bekas yang mengenai tungku api saat proses daur ulang oli, sehingga api menjalar membakar bangunan gudang," kata Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (23/5/2025).

Ia mengatakan, peristiwa itu bermula dari laporan masyarakat yang melihat kepulan asap tebal dari kebakaran gudang produksi daur ulang oli bekas milik Sugito, di Desa Pagerluyung, pada Kamis (22/5/2025) malam.

Petugas Damkar segera menuju ke lokasi kebakaran, ada empat mobil Damkar yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran bangunan gudang.

Yaitu, dua Unit PMK BPBD Kabupaten Mojokerto, satu Unit PMK Kota Mojokerto dan satu Unit PMK Gamma.

"Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB."

"Selanjutnya, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan api sudah benar-benar padam," ungkap Khakim.

Menurutnya, untuk bangunan gudang yang terdampak kebakaran seluas 15 x 30 M⊃2;.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut," pungkasnya.

Kapolsek Gedeg, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sukaren menjelaskan, ada aktivitas pekerja saat terjadi kebakaran bangunan gudang yang digunakan seperti penyulingan.

"Ada yang bekerja tiga orang saat terjadi kebakaran, bangunan gudang yang digunakan seperti penyulingan," ucap dia.

Polisi kini tengah menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga akibat proses daur ulang oli bekas.

"Penyebab kebakaran diduga dari aktivitas pengolahan, untuk korban luka tidak ada," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved