Kamis, 11 Juni 2026

Liga Champions

HASIL Final Liga Champions PSG vs Inter Milan 5-0, Fakta Menarik Nama Patrick Kluivert Ikut Terbawa

Hasil final Liga Champions PSG vs Inter Milan 5-0, fakta menarik dari hasil pertandingan, nama Patrick Kluivert ikut terbawa, ada apa?

Tayang:
Instagram @championsleague/@patrickkluivert9
FINAL LIGA CHAMPIONS - Para pemain Paris Saint Germain (PSG) keluar sebagai juara Liga Champions 2024-2025 (KIRI) sekaligus menjadi tim asal Prancis yang meraih gelar treble winners mengalahkan Inter Milan dengan skor 5-0 pada Minggu (1/6/2025) di Allianz Arena, Munchen, Jerman. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert (KANAN). Nama Patrick Kluivert ikut terbawa buntut hasil final Liga Champions yang penuh kejutan. 

Secara keseluruhan, PSG menjadi klub ke-9 dalam sejarah Eropa yang berhasil meraih treble winners.

Sebelumnya, delapan tim yang pernah mengukir rekor tersebut adalah Celtic, Ajax, PSV, Manchester United, Inter Milan, Barcelona, Bayern Munchen, Manchester City.

4. Nama Patrick Kluivert dan Panggung Bintang Muda: Desire Doue

Nama paling bersinar di final ini adalah Desire Doue, winger berusia 19 tahun yang direkrut dari Rennes musim panas lalu. 

Doue memberi assist untuk gol pertama Achraf Hakimi serta mencetak gol kedua dan ketiga PSG di menit 20' dan 63'.

Menurut OptaJean dan Squawka, Doue menjadi pemain termuda pertama yang terlibat dalam minimal 3 gol di final Liga Champions.

Baca juga: Nasib Rangking Liga 1 Indonesia di Kompetisi Asia Kalah dari Kamboja, Ini Solusi ke Liga Champions

Tak hanya itu, Senny Mayulu yang berusia 19 tahun juga mengukir rekor berkat satu golnya.

Mayulu dan Doue dan jadi pemain kedua dan keempat yang mencetak gol di final Liga Champions UEFA dengan usia termuda, setelah Patrick Kluivert pada tahun 1995 dan Carlos Alberto pada tahun 2004. 

Pemain termuda yang mencetak gol di final Liga Champions UEFA pertama ialah Patrick Kluivert (18 tahun 327 hari) lalu Senny Mayulu (19 tahun 14 hari), ketiga Carlos Alberto (19 tahun 167 hari) dan Desire Doue (19 tahun 362 hari).

PSG adalah tim pertama yang memiliki dua remaja yang mencetak gol di final Liga Champions.

Sementara itu, Hakimi mencetak 4 gol dan 5 assist musim ini di UCL—rekor tertinggi untuk seorang bek sejak Ian Harte (Leeds United, 2000/01).

5. Luis Enrique Sejajar dengan Guardiola

Kemenangan ini bukan hanya tonggak sejarah untuk PSG, tapi juga untuk pelatih mereka.

Luis Enrique kini menjadi pelatih kedua dalam sejarah yang meraih treble bersama dua klub berbeda, menyamai pencapaian Pep Guardiola.

Pep sebelumnya meraih treble bersama Barcelona di musim 2008/2009 dan Manchester City pada 2022/2023.

Sementara Enrique sebelum bersama PSG saat ini meraih treble winners dengan Barcelona pada 2014/2015.

Baca juga: Rekam Jejak Paris Saint-Germain di Liga Champions, Bisa Tampil Moncer Seusai Ditinggal Lionel Messi

Enrique juga masuk daftar elite pelatih yang menjuarai Liga Champions dengan dua klub berbeda, bersama Carlo Ancelotti, Ottmar Hitzfeld, Jupp Heynckes, Jose Mourinho, dan Pep Guardiola.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved