WASPADA Perbaikan Jembatan Pangeleyan di Bangkalan, Sudah 2 Kecelakaan Terjadi dalam Waktu 3 Jam

Kecelakaan terjadi tiga hari setelah dimulainya proyek perbaikan Jembatan Pangeleyan di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan sejak Sabtu (21/6)

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Faisol
MARKA IMBAUAN - Selain menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas, proyek perbaikan Jembatan Pangeleyan di Kecamatan Tanah direspon Satlantas Polres Bangkalan dengan memaksimalkan pemasangan sejumlah marka dari kedua arah sebelum titik proyek. Tiga hari setelah dimulainya proyek, enam kendaraan terlibat laka lantas hanya dalam rentang waktu 3 jam pada Senin (23/6/2025). Enam unit kendaraan itu yakni 2 truk tronton, 2 Gran Max, Innova, dan pikap L300. 

Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan, Ipda Jauhari menyatakan, peristiwa laka lantas pertama dipicu karena truk Fuso dari arah Timur yang dikemudikan RK (54), warga Kabupaten Kediri mengalami rem blong dan oleng ke arah kanan.

Akibatnya, tronton tersebut menyeruduk dua unit Gran Max yang posisinya sedang parkir di sisi Utara.   

Dua sopir Gran Max itu masing-masing berinisial MS (57), warga Kabupaten Pamekasan dan AB (43), warga Dukuh Pakis, Kota Surabaya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, laka lantas tersebut menyebabkan tiga kendaraan mengalami kerusakan.

“Untuk rambu rambu sudah jelas, mulai dari jarak 1 Km, 750 meter, hingga pada jaraka 500 meter sebelum titik perbaikan,” tegasnya.

Jauhari mengimbau, para pengendara yang hendak melintasi perbaikan agar lebih berhati-hati.

Selain itu, Satlantas Polres Bangkalan meminta pemilik kendaraan besar untuk kembali mengecek kelayakan operasional sebelum digunakan.

Termasuk mengecek sistem pengereman lainnya.

“Tidak ada korban dalam dua peristiwa laka lantas, namun enam unit kendaraan mengalami kerusakan,” pungkas Jauhari.

Sekedar diketahui, proyek perbaikan Jembatan Pangeleyan sepanjang 15,6 meter dan lebar 6 meter itu dikerjakan CV Tri Surya Jaya.

Estimasi waktu pengerjaan adalah sekitar satu minggu dengan melakukan pembongkaran jembatan dan melakukan pemasangan kembali. (edo/ahmad faisol)

 

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved