Kebakaran Ngawi
Kebakaran Gudang Pabrik Sepatu Dwi Prima Sentosa di Ngawi, Bermula dari AC, Api Cepat Membesar
Si Jago Merah cepat membesar menghanguskan gudang karena sebagian besar isi gudang pabrik merupakan bahan mudah terbakar, seperti lem, karet, kain
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, NGAWI - Kebakaran hebat terjadi gudang penyimpanan sepatu dan sandal milik PT Dwi Prima Sentosa, Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan/Kabupaten Ngawi,Senin (7/7/2025) dini hari.
Kebakaran gudang sepatu itu disebutkan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.
Si Jago Merah cepat membesar menghanguskan gudang karena sebagian besar isi gudang pabrik merupakan bahan mudah terbakar, seperti lem, karet, dan sepatu.
Alhasil bahan baku membuat kobaran api jadi cepat.
Bahkan atap dan struktur bangunan baja pun roboh tak mampu menahan panasnya api.
Petugas Keamanan Pabrik, Riki Hidayat, menduga percikan api berasal dari korsleting listrik pada pendingin ruangan (AC) di dalam gudang.
“Sempat mencium bau kabel terbakar, begitu dicek sudah ada asap tebal dan kobaran api muncul dari unit AC,” ujar Riki.
Petugas keamanan sempat mencoba memadamkan api.
Namun, upaya tersebut terkendala akses masuk gudang yang terbatas.
“Kami langsung memanjat dinding untuk masuk ke dalam gudang,tapi dua teman kami terluka saat memanjat. Saya coba padamkan pakai Apar, tapi api malah makin besar.” ungkapnya.
Menurutnya, karyawan pabrik sempat membantu proses evakuasi barang barang yang belum terbakar.
Namun sebagian besar sudah terlanjur dilalap api.
Petugas Damkar Ngawi Heri Kuncoro menerangkan, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan.
“Kami kewalahan, karena banyak bahan mudah terbakar di dalamnya. Hingga akhirnya, bantuan tambahan dari empat unit Damkar milik Pemkab dan Pemkot Madiun didatangkan,” terangnya.
“Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam. Belum ada laporan resmi terkait total kerugian,namun dipastikan nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan” tuntasnya.
| Persebaya Ingin Ikut Piala Presiden 2026, Tapi Bernardo Tavares Minta Ubah Jadwal: Tak Masuk Akal |
|
|---|
| Menanti 35 Tahun, Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Kota Malang Sukses Lewat Skema Swadaya |
|
|---|
| Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Hari Ini, Rumah Singgah Dibuka Gratis untuk Buruh |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Mat Suhadi Penjaga Perumahan di Malang, Ternyata Residivis |
|
|---|
| Persebaya Ukir Kemenangan Terbesar, Bernardo Tavares Tetap Beri Warning Jelang Lawan Persik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kebakaran-gudang-sepatu-Ngawi.jpg)