Jumat, 15 Mei 2026

Lumajang

Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas , Bupati Imbah Warga Tidak Panik

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi berupa luncuran awan panas

Tayang:
Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
ERUPSI - Aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026). Gunung Semeru erupsi dengan mengeluarkan guguran awan panas. 
Ringkasan Berita:
  • Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat siang (15/5/2026)
  • Erupsi berupa luncuran awan panas dengan amplitudo maksimal 22 milimeter
  • Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi berlangsung selama 4 menit 10 detik

Laporan Imam Nawawi

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi berupa luncuran awan panas dengan amplitudo maksimal 22 milimeter, Jumat siang (15/5/2026).

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi berlangsung selama 4 menit 10 detik.

Aktivitas tersebut terekam pada pukul 11.57 WIB.

Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho, mengatakan aktivitas erupsi tersebut tidak teramati secara visual, karena Gunung Semeru sedang tertutup kabut.

"Terjadi APG tapi jarak luncur tidak diketahui karena Gunung Semeru tertutup kabut."

"Informasi dari Pos Pantau Gunung Semeru, awan panasnya sudah berhenti," katanya kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Pendakian Gunung Semeru Resmi Dibuka Mulai 24 April 2026, Batas Pendakian Sampai Ranu Kumbolo

BPBD Lumajang telah menyiagakan tim reaksi cepat (TRC).

Lanjut dia, hal ini untuk bersiap mengamankan warga bila luncuran awan panas terus berlangsung hingga mendekati kawasan permukiman di radius 8 kilometer dari puncak kawah.

Oleh karena itu, Isnu mengimbau warga di sekitar lereng gunung berapi tersebut untuk tetap tenang dan menjaga kewaspadaannya sambil memantau perkembangan informasi dari petugas pos pantau Gunung Semeru.

"Saat ini di Gunung Semeru kerap terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi."

"Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta warga tidak panik.

Katanya, yang penting terus memantau perkembangan informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru.

"Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa, harapannya tidak ada hujan deras memicu banjir lahar," tambahnya.

Baca juga: Para Pelajar Korban Erupsi Gunung Semeru di Lumajang Gantian Komputer untuk Tes Kemampuan Akademik

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved